Sinergi dengan Kemenhub, LAZISNU Jember Bagikan Sembako di Terminal
NU Online · Senin, 10 Mei 2021 | 05:00 WIB
Suasana pembagian sembako pada sopir angkot dan sebagainya dengan latar belakang terminal Tawang Alun Jember. (Foto: NU Online/Aryudi A Razaq )
Aryudi A Razaq
Kontributor
Jember, NU Online
Lebaran tahun ini adalah tahun kedua terjadinya wabah Covid-19. Salah satu yang paling merasakan dampak Covid-19 adalah sopir dan orang-orang yang mengais rezeki di sekitar terminal dan stasiun. Sebab, mudik dilarang sehingga armada angkutan Lebaran tidak melayani penumpang, dan ini berakibat sepinya orang di terminal.
Itulah sebabnya, Ahad (9/5) Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jember Jawa Timur mendatangi terminal Tawang Alun, Stasiun Kereta Api Rambipuji, dan terminal Ambulu untuk membagikan 100 paket sembako. Sasarannya adalah sopir angkot, tukang ojek, dan pedagang di sekitarnya.
Pembagian sembako tersebut merupakan buah kerja sama antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kompas TV, dan LAZISNU Jawa Timur serta LAZISNU Jember sebagai pelaksana di lapangan.
“Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan amanah, yakni membagikan paket sembako kepada yang berhak,” ujar Ketua PC LAZISNU Jember, Achmad Fathur Rosyid di sela-sela pembagian paket sembako di terminal Tawang Alun.
Menurutnya, dipilihnya tiga tempat itu sebagai titik pembagian sembako sudah melalui survei kecil-kecilan. Katanya, terminal Tawang Alun merupakan terminal induk, yang didukung oleh terminal perantara di tiga lokasi, yakni di Arjasa, Pakusari, dan Ajung. Sehingga praktis terminal yang pengelolaannya sudah diambil alih oleh pemerintah pusat itu, menjadi tempat yang paling banyak menjadi ‘ladang’ kehidupan masyarakat, mulai dari sopir, pedagang kaki lima hingga penjual jasa.
“Namun akibat Covid-19, Tawang Alun tidak seperti dulu, apalagi saat ini tidak ada mudik. Maka kita putuskan untuk menggelontor sembako ke sana (Tawang Alun). Demikian juga terminal Ambulu, dan stasiun Rambipuji, juga banyak warga yang mencari hidup di situ,” lanjut Ustadz Rasyid, sapaan akrabnya.
Sementara itu, salah seorang penerima sembako, Khoirul menyatakan senang dan berterima kasih atas bantuan yang telah diterimanya. Kondektur bus reguler antar kota dalam provinsi itu menyebut sembako yang diterimanya sangat bermanfaat untuk menyongsong hari Lebaran nanti.
“Saat ini situasinya sangat sulit, tidak ada mudik, Lebaran sebentar lagi, persiapan tidak ada” ungkapnya.
Pewarta: Aryudi A Razaq
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua