Pendidikan –termasuk pesantren- tidak boleh menstigma anak sebagai nakal, terkait dengan tindakannya yang kadang tidak lazim.
“Ya, itu kita anggap saja sebagai kreatifitas yang harus diarahkan,” kata H Zaimuddin W As’ad dalam musyawarah bersama wali murid siswa baru SMPN 3 Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) Peterongan.<>
Di pesantren masa kini, wali murid dan siswa mendapatkan nilai plus pendidikan yang belum tentu dimiliki model pendidikan di luar pesantren, berupa pendidikan akhlak.
“Di pesantren, santri mendapatkan pendidikan dan pengawasan akhlak dari Kiai dan para Pembina atau ustadz secara maksimal,” katanya.
“Saya yakin, SMPN 3 Peterongan ini tidak akan terjebak pada dikotomi antara pendidikan umum dan agama,” kata salah satu wali murid yang mewakili sambutan.
Sebagaimana diketahui, Pesantren Darul Ulum, adalah salah satu pesantren di Indonesia yang telah sukses mengelola sekolah bertahap internasional, yang ditetapkan Depdiknas sebagai sekolah RSBI, yaitu SMA Darul Ulum 2 RSBI Jombang, dan SMPN 3 RSBI Peterongan. (mad)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua