Warga NU Sulawesi Baca Barzanji dengan Bahasa Bugis dan Makassar
NU Online · Senin, 21 Desember 2015 | 18:04 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Cabang Nadhdlatul Ulama (NU) berencana mengerahkan 1.000 warga NU untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW atau Maudu Lompoa yang digelar Pemerintah Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Kamis (24/12) mendatang. Dalam Maudu Lompoa warga akan membaca riwayat hidup nabi dengan bahasa Makassar dan Bugis.
<>
"Kami dari NU Makassar siap ambil bagian guna menyukseskan Maudu Lompoa yang digagas Pemkot Makassar dengan mengerahkan warga NU," ujar Wakil Ketua PCNU Makassar M Nur Khalik, Senin (21/12).
Nur Khalik menambahkan, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di setiap kecamatan di Makassar diminta mengirimkan perwakilan untuk ambil bagian dalam zikir dan pembacaan Barzanji.
"Nanti kegiatan Al-Barzanjinya dilantunkan dalam dua bahasa, Makassar dan Bugis," bebernya didampingi pengurus NU Makassar.
Menurut H Hasnawi, warga yang datang bisa berjumlah di atas 20 ribu sebagai bukti cinta mereka terhadap Rasulullah SAW. Seperti tahun-tahun sebelumnya peringatan maulid tahun ini kembali digelar tabligh akbar dan lomba bakul maulid antarinstansi sekota Makassar.
Peringatan Maudu Lompoa kali ini mengambil tema "Dengan Maudu Lampoa Nabi Besar Muhammad SAW 1437H, Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah dalam Mewujudkan Kota Makassar 2 Kali Lebih Baik".
Sekretaris kota Makassar Ibrahim Saleh menyampaikan pesan dan imbauan agar selurub lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Rencana taushiyah akan disampaikan oleh DR H Othman Shihab. (Red Alhafiz K)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua