BAGI Belanda mengucapkan istilah Indonesia saja, sudah merupakan kategori subversif, penggunanya bisa ditangkap menurut undang undang kolonial. Tetapi ketika menjelang kemerdekaan Soekarno telah mengutus para komponis untuk menciptakan lagu kebangsaan. Akhirnya karya komponis muda WR Soepratman berjudul Indonesia Raya yang dipilih sebagai lagu kebangsaan, karena benar-benar mewakili filosofi bangsa ini dan memiliki heroisme sebagaimana yang dibutuhkan.
Tetapi ingat, saat lagu itu digubah, masih zaman kolonial, maka lagu kebangsan itu dilarang. Tetapi karena itu sebuah tuntutan dan harapan, maka secara diam-diam dipelajari dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali kalangan pesantren yang saat itu merupakan basis perlawanan terhadap kolonial. Lagu kebangsaan itu dengana sendirinya sangat popular di kalangan ustadz dan santri. Tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menggugah spirit perjuangan.
Karena tidak mungkin bagi Kiai Hasyim untuk menghentikan dinamika perjuangan kaum muda itu, maka kebiasan tersebut dibiarkan. Apalagi pesantren besar itu telah berpengalaman dalam menghadapi serangan Belanda, dibakar pada tahun 1914, selain itu juga banyak diganggu kegiatannya. Maka ketika mendapat teguran dari Belanda, pesantren itu tetap menjalankan kegiatannya, karena dinilai sangat berguna.
Melihat keteguhan sikap pesantren itu Belanda tidak berhenti mengintai pesantren tersebut, berbagai gangguan dan ancaman dilakukan. Tetapi pesantren dengan pimpinan kiai kharismatik itu tetap berjuang melakukan perlawanan. (Mun’im DZ)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua