Ketika menjelaskan soal arabisasi yang kebablasan, dosen STAINU Jakarta, Sa'dullah bercerita: Ada seorang pengendara motor melewati jalan protokol. Ia memakai sorban, dan tidak memakai helm.
Di tengah jalan ada razia. Pak polisi menyegatnya dan memberikan peringatan.
“Besok-besok kalau pakai motor harus pakai helm pak, jangan pakai sorban," kata polisi kepada pengendara motor itu.
Esoknya, sang pengendara motor kebingungan. Kalau pakai helm ia takut jadi bid'ah, karena memakai helm tidak ada dalilnya dalam Islam. Tapi kalau pakai sorban ia takut dirazia polisi lagi.
Akhirnya, keesokan harinya dia pakai helm, lalu helmnya ia tutup dengan sorban. (Aiz Luthfi)
Terpopuler
1
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
2
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
3
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
4
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
5
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
6
KH Afifuddin Muhajir: Mekanisme Pemilihan Pemimpin, Apakah Harga Mati atau Beradaptasi?
Terkini
Lihat Semua