Abdurrahman Wahid. Memanggil nama lengkap Gus Dur tanpa "kiai haji" atau “kiai” di depannya bagi kebanyakan orang pesantren sangat janggal. Barangkali takut kualat.
<>
Tapi apa mau dikata jika Gus Dur sendiri keberatan dengan atribut luhur itu.
"Saya sih lebih seneng dipanggil 'Gus'. Sebutan 'kiai' terlalu berat buat saya.”
“Kok gitu?”
“Kiai itu kan harus kuat tirakat: makan sedikit, tidur sedikit, ngomongnya juga sedikit... Nggak kuat saya. Enakan jadi gus saja: dikit-dikit makan, dikit-dikit tidur, dikit-dikit ngomong..." (Mahbib)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
3
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua