Joko : Dari mana, Kang?
Mahmud : Habis tarawih di Masjid Agung.
Joko : Dengar-dengar, sekarang ada yang beda di sana?<>
Mahmud : Iya, sekarang shalatnya kompak di ruang utama, terlihat guyub.
Joko: wah, sama tuh. Di daerahku sekarang juga sudah kompak.
Mahmud : Ah, yang benar, Kang? Bukankah kampungmu dari dulu terkenal saling fanatik (8 dan 20 rakaat). Bahkan, tahun lalu saya dengar terjadi perdebatan sengit antar tokohnya.
Joko : Itu kan dulu, sekarang sudah kompak.
Mahmud : Maksudnya sudah tidak ada perdebatan lagi? Ya, syukurlah!
Joko : Betul, sudah kompak, kompak tidak tarawih!
Mahmud : Oalah Gusti! (Ajie Najmuddin)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
6
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Terkini
Lihat Semua