Seorang jamaah terawih di sebuah masjid terlihat unik. Sebut saja Marno, setiap berangkat ke masjid, ia mempunyai kebiasaan selalu memakai sandal sangklir (tidak sama antara yang kiri dan kanan).<>
Sandal jepit yang dipakai Marno ini, tiap hari selalu berubah-ubah. Kadang yang kiri warna merah yang kanan hijau atau sebaliknya.
"Lho Pak, setiap hari kok pakai sandal berbeda? Apa selalu keliru sebelah?" tanyaku mengingatkan.
"Tidak mas, saya tiap hari selalu begini," jawab Marno santai.
"Kok bisa begitu, kenapa pak?" tanyaku lagi.
"Biar ngaji saya tenang mas, tidak kepikiran sandal hilang. Sebab sandal saya sering tertukar. Kalau begini nggak ada yang nukar alias aman, shalat-pun juga tenang," jawabnya sambil tersenyum. Â (Qomarul Adib)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua