Sopir dapat Jatah Kamar Khusus
Tahu sendirilah, para petinggi Fatayat adalah kumpulan “the have”. Istrinya anggota DPR dari fraksi “anu” atau memang sedang menjabat sebagai anggota dewan yang terhormat, aktivis LSM yang banyak proyek, atau paling tidak ibu dosen dari universitas terkenal.
Tak heran kemana-mana mereka selalu bermobil, dan tentu saja dengan sopir supaya tak terlalu pening memikirkan Jakarta yang selalu macet. Apalagi dalam arena kongres, kebanyakan mereka menjadi panitia dalam arena paling penting lima tahunan ini. Mobilitasnya tentunya sangat tinggi, entah untuk mensukseskan kongres atau untuk mensukseskan salah satu kandidat.
Sang sopir yang semuanya berjenis kelamin laki-laki tersebut harus selalu mendampingi dan siap kapan saja selama acara berlangsung. Dan jangan lupa sebagian besar sudah diberi fasilitas HP agar tak bingung mencari-cari jika dibutuhkan.
Mereka juga diberi fasilitas penginapan. Masalahnya ibu-ibu itu tentu risih jika kamarnya berhadapan. Makanya mereka ditempatkan dalam blok yang mojok, yang tak bisa berhadapan dengan peserta, bersama dengan para Bansser. Inilah win-win solution.(mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua