Cuti Tiga Kali
Fatayat merupakan badan otonom untuk mewadahi kader muda perempuan NU. Rentang usia 25-45 tahun merupakan masa-masa produktif, masa dimana mereka melahirkan, masa menumbuhkan generasi baru bagi kelangsungan kehidupan di bumi, ini adalah tugas yang maha mulia, yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
<>Makanya harap mafhum jika banyak peserta yang tak bisa datang dengan alasan hamil, melahirkan, atau anaknya belum bisa ditinggal. Sayang sekali, padahal bagi sebagian orang acara kongres merupakan momentum yang pantang untuk dilewatkan.
Bukan hanya dalam arena kongres. Kerap kali mereka harus cuti saat sedang menjabat sebagai pengurus. Bahkan salah satu pengurus penting di PP Fatayat dalam satu periode kepengurusan yang berdurasi lima tahun sempat cuti melahirkan tiga kali. Tak tahulah, apakah ada aturan tersendiri berapa lama tiap kali cutinya, atau sesukanya. Toh di Fatayat kan tidak digaji.(mkf)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
4
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
5
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
6
Haul Akbar Ke-45 Mbah Hamid Pasuruan, Ketum PBNU Sebut NU Tak Mungkin Bertahan Tanpa Peran Kiai
Terkini
Lihat Semua