Di beberapa pondok pesantren, sering kali shalat tarawih dilaksanakan dengan gerakan yang super cepat. Hal ini tentu mengundang pertanyaan dari sebagian pihak.<>
Kiai Adib pernah ditanya salah seorang jamaah masalah tersebut. Shalat yang terlalu cepat demikian apakah sah?
Mendapat pertanyaan demikian, dijawab Kiai asal Sukoharjo ini dengan ringan, “Kalau ada orang mengendarai kendaraan dengan cepat, tentu akan fokus.”
"Nah, sebaliknya kalau orang mengendarai pelan, kemungkinan dia akan kehilangan fokus. Tengok kanan kiri lah. Lihat gedung bagus, gadis cantik dan sebagainya. Begitu juga dengan tarawih cepat, husnudzon-nya mereka mungkin akan lebih fokus shalatnya. (Ajie Najmuddin)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua