Internasional

Akses ke Kamp Pengungsi Rohingya Ditutup Jelang Pemilu Bangladesh

NU Online  Ā·  Selasa, 25 Desember 2018 | 16:35 WIB

Cox’s Bazar, NU Online
Bangladesh akan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) pada Ahad (30/12) mendatang. Oleh karena itu, pemerintah Bangladesh mengeluarkan sebuah kebijakan yang menyatakan bahwa akses masuk keluar menuju kamp-kamp Rohingya akan ditutup.

Penutupan akses ke dan dari kamp Rohingya tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (29/12) malam hingga Senin (31/12). Selam tiga hari tersebut, warga Rohingya yang tinggal di kamp-kamp di Cox’s Bazar tidak diperbolehkan dari area perkemahan.

Mohammad Abdul Kalam, seorang komisioner pengungsi Bangladesh, mengatakan, kebijakan itu ditempuh untuk mencegah agar pengungsi Rohingya tidak dieksploitasi selama pemilu berlangsung.

ā€œKomisi pemilihan umum telah memerintahkan pihak berwenang di Cox's Bazar untuk mencegah para pengungsi dieksploitasi selama kampanye pemilu,ā€ kata Kalam, Senin (24/12), dilansir laman Dhaka Tribune.

Kalam menambahkan, para pekerja di lembaga swadaya masyarakat juga tidak diizinkan keluar masuk ke kamp-kamp Rohingya selama tiga hari tersebut. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan. Mereka baru diizinkan masuk ke area kamp-kamp pengungsi jika ada keadaan darurat.Ā Ā 

Untuk menyukseskan langkah ini, lebih dari 450 polisi yang disiagakan untuk menjaga akses ke dan dari kamp-kamp Rohingya. Pihak kepolisian juga akan menambah penghalang di titik-titik sekitar pengungsian.Ā 

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Bangladesh Helal Uddin Ahmed mengaku khawatir kalau para pengungsi Rohingya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk membuat kerusuhan atau pun tindakan ilegal selama pemilu berlangsung. (Red: Muchlishon)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang