Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
NU Online Ā· Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda Pulau Sumatra pada Jumat (22/5/2026) malam menyebabkan aktivitas warga terganggu wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, hingga Lampung. Gangguan tersebut membuat rumah warga, pusat perbelanjaan, fasilitas publik, hingga jaringan komunikasi mengalami kelumpuhan selama berjam-jam.
Gangguan besar itu disebut berasal dari terpisahnya sistem interkoneksi Sumatra Bagian Utara dan Sumatra Bagian Tengah akibat gangguan transmisi utama 275 kV lintas Sumatra, khususnya pada jalur Rumai-Muaro Bungo di Bungo, Jambi.
Baca Juga
Antara Mati Lampu dan Mati Listrik
Di Bengkulu Utara, Bengkulu, suasana kota mendadak gelap gulita sejak menjelang malam. Warga terpaksa menggunakan lilin dan lampu telepon genggam untuk penerangan darurat. Aktivitas perdagangan ikut terhenti karena mesin pembayaran elektronik tidak dapat digunakan.
Warga Padang Jaya, Bengkulu Utara, Rizki Panuntun (26) mengungkapkan bahwa pemadaman secara mendadak membuatnya kesulitan melakukan aktivitas.
Baca Juga
Raket Listrik untuk Membunuh Nyamuk
āSemalam kebetulan lagi di warkop (warung kopi), sekitar jam tujuh malam tiba-tiba mati (listrik), kita tungguin sejam, dua jam, kok tidak nyala-nyala,ā ujarnya saat dihubungi NU Online, Sabtu (23/5/2026).
āMau kabarin ke keluarga juga terkendala, nyari info kenapa mati juga susah karena sinyal internet sampai yang biasa juga sering hilang-hilangan, biasanya ada pemberitahuan, kalau semalam mendadak mati,ā lanjutnya.
Ia menyampaikan bahwa pemadaman listrik berlangsung saat aktivitas warga masih ramai. Banyak ruas jalan mengalami kemacetan akibat lampu lalu lintas tidak berfungsi dan ada pengendara yang memilih berhenti di pinggir jalan karena penerangan jalan umum padam total.
āSemalam macet parah, lampu lalu lintas tidak berfungsi, lampu jalanan mati, ada juga motor yang memilih minggir dulu,ā ucapnya.
Rizki mengatakan bahwa PLN menjanjikan listrik kembali pulih sore nanti. āPLN janjinya sore ini sudah bisa nyala, cuman PLN kalau janji nyala jam sore biasanya baru nyala malam,ā katanya.
Senada, Khodijah (30) salah satu warga di Indragiri Hulu, Riau menyampaikan bahwa pemadaman listrik sempat kembali menyala pukul 01.30 WIB pada Sabtu (23/5/2026) dan kembali mati pukul 05.45 WIB.
āKalau matinya di sini sejak 18.30 (Jumat), sempat nyala pas jam setengah dua pagi, pas sekitar jam enam kurang mati lagi, sampai sekarang belum nyala lagi,ā ucapnya.
Hingga Sabtu siang, PLN menyampaikan bahwa proses pemulihan sistem terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah terdampak.
āPLN terus melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segara kembali normal,ā demikian keterangannya di media sosial, diakses NU Online, Sabtu (23/5/2026).
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua