Fatayat NU Mesir Tegaskan Perjuangan Kartini Buka Jalan Pendidikan bagi Perempuan
NU Online · Rabu, 21 April 2021 | 06:05 WIB
Syifa Arrahmah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Fatayat Nahdlatul Ulama Mesir, Ustadzah Tanzila Feby mengungkapkan kenyamanan perempuan Indonesia mengenyam ilmu setinggi-tingginya merupakan salah satu jasa RA Kartini. Ia memelopori kesetaraan derajat antara laki-laki dan perempuan.
Tanzila berharap, peringatan Hari Kartini 21 April terefleksi melalui aktualisasi diri agar perjuangan hak-hak perempuan terus berjalan.
"Seyogianya kita menghargai usaha ibu Kartini dengan mengusahakan bagaimana perempuan sekarang harus berani tampil di depan," kata Tanzila saat dihubungi NU Online, Selasa (20/4).
Tanzila menuturkan, terkadang hambatan dari rasa malu berlebihan seringkali menghalangi perempuan untuk tampil di hadapan publik. Padahal kontribusi perempuan mempunyai pengaruh cukup besar.
Dia berharap dengan membangun kesadaran diri terus-menerus dapat memastikan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan mengakar kuat dalam pola pikir, tindakan, dan budaya.
"Malu boleh tetapi ketika malu itu berlebihan dan ternyata justru menggugurkan kemaslahatan yang lebih besar, itu sangat disayangkan," tuturnya.
Tanzila mengajak, momentum Hari Kartini yang beriringan dengan hari lahir ke-71 Fatayat NU menjadi jalan menyampaikan aspirasi-aspirasi Kartini di bidang pendidikan dengan cara pandang luas dan mampu memanfaatkannya sebaik mungkin.
"Kita lihat banyak tokoh perempuan inspiratif di sekitar kita yang memiliki pengaruh di masyarakat," tuturnya.
"Dengan pandangan yang terbuka kita juga termotivasi menjadi layaknya seperti itu, dengan meneruskan perjuangan ibu Kartini bahwa perempuan bisa menjadi sosok yang berpengaruh di segala aspek dan lini kehidupan," imbuh dia.
Kontributor: Syifa Arrahmah
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua