Indonesia Bangun Islamic Center untuk Semua Aliran
NU Online · Ahad, 9 Juni 2013 | 01:23 WIB
Kabul, NU Online
Sebagai kelanjutan pengembangan perdamaian Afghanistan pihak Indonesia merencanakan memberikan beasiswa kepada mahasiswa Afghanisatan dan untuk belajar ke Indonesia, serta mendirikan Islamic Centre di pusat kota Kabul di atas tanah seluas 5000 meter persegi.
<>
Langkah itu diharapkan bisa mempercepat proses pembentukan kerukunan di antara umat Islam.
Direncanakan Islamic centre tersebut akan mengajarkan agama yang lebih moderat sehingga diharapkan bisa menerima semua kelompok Islam dan menjadi penyemai bibit kerukunan umat Islam.
Selama ni banyak masjid dan madrasah di bangun berasal dari negara tertentu, tetapi hanya untuk kelompok tertentu hingga semakin meruncingkan permusuhan di antara umat Islam. Karena itu hadirnya bangunan semacam itu ditolak oleh kelompok-kelompok lain. Sebaliknya peran Indonesia yang mereka harapkan.
Para ulama Afghan mengharapkan pembangunan islamic centre oleh Indonesia itu bisa menjadi jembatan dalam membangun kerukunan dan untuk mempelajari berbagai mazahab yang ada, serta tempat menyelamatkan dan mensejahterakan masyarakat. Karena itu rencana ini mendapatkan sambutan luas baik dari masyarakat maupun pemerintah..
Rencananya, pada pagi 6 Juni delegasi PBNU didampingi rombongan KBRI serta Kementerian agama mau mengunjungi lokasi pembangunan islamic centre, tetapi digagalkan karena ada informasi bahwa hari itu keamanan sangat mengkhawatirkan. Kemungkinan serangan bom bisa saja terjadi, karena itu kewaspadaan perlu ditingkatkan. Kondisi Kabul hari Kamis dan Jumat itu cukup tegang sehingga semua pihak menghindari beraktivitas di luar rumah atau luar kantor.
Apalagi dalam cuaca yang cukup bagus dan cerah, kelompok perlawanan banyak melakukan serangan yang mereka sebut dengan summer attack (serangan musim panas). Masyarakat sangat berhati-hati menghadapi musim semacam ini.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua