Irak Sediakan 200 Juta untuk Setiap Kepala Militan Al-Qaida
NU Online · Jumat, 21 Februari 2014 | 21:20 WIB
Jakarta, NU Online
Pemerintah Irak menawarkan hadiah sekitar US$17.000 atau sekitar Rp200 juta untuk setiap anggota militan Al-Qaida yang tertangkap atau terbunuh.
<>
Irak juga menawarkan hadiah yang sama untuk penangkapan militan lain termasuk kelompok Negara Islam Irak, sebagaimana dilansir oleh BBC Indonesia.
Kelompok ini dituding bertanggung jawab atas serangkaian serangan bom bunuh diri yang menyebabkan pecahnya lagi kerusuhan sektarian terparah di Irak sejak 2008.
Bulan lalu, para militan kelompok itu untuk pertama kalinya menguasai dua kota, Fallujah dan Ramadi di Provinsi Anbar.
Korban sipil
Pemerintah Irak sejauh ini gagal untuk mengusir kelompok militan itu keluar.
Hari Selasa lalu (18/02), bom meledak di kawasah Syiah di Baghdad dan di kota Hilla, Irak selatan, menewaskan palig tidak 49 orang.
Kepala kepolisian Hilla, Mayor Jendral Abbas Abid menyalahkan kelompok yang terkait Al-Qaida.
"Kelompok teroris Al-Qaida berada di balik serangan di Hilla untuk membuat bingung pasukan keamanan dan menimbulkan korban di kalangan sipil," kata Abid kepada kantor berita Reuters.
Perdana Menteri Nuri al-Maliki menyerukan bantuan internasional untuk memerangi Al-Qaida. (mukafi niam)
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
4
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
Terkini
Lihat Semua