Langgar Ajaran Islam, Film Noah Dilarang di Timteng
NU Online · Jumat, 14 Maret 2014 | 19:00 WIB
Jakarta, NU Online
Uni Emirat Arab, Qatar dan Bahrain adalah negara-negara Timur Tengah yang melarang pemutaran film Noah karena dianggap melanggar ajaran agama Islam dengan menggambarkan sosok nabi.
<>
"Ada adegan yang bertentangan dengan Islam dan Alkitab, jadi kami memutuskan untuk tidak memutar film tersebut," kata Juma Al-Leem dari National Media Centre Uni Emirat Arab sebagaimana dikutip oleh BBC Indonesia.
"Menghormati agama-agama tersebut sangat penting dan tidak memutar film itu," kata Al-Leem kepada Kantor berita Associated Press, AP.
Salah-satu potret dalam adegan film Noah yang ditolak sejumlah negara Timur Tengah.
Dalam sebuah pernyataan terpisah dari Al-Azhar di Mesir, salah satu lembaga keagamaan Islam yang paling dihormati, mengatakan keberatan dengan film tersebut karena melanggar hukum Islam dan bisa "memprovokasi perasaan orang-orang yang beriman."
Film, yang diperkirakan telah menelan biaya lebih dari $ 125 juta atau £ 78m, telah menimbulkan reaksi negatif setelah pemutaran perdananya di seluruh negara bagian Amerika Serikat. (mukafi niam)
Foto: Daily mail
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
5
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
6
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
Terkini
Lihat Semua