Muhammad Syakir NF
Penulis
Iakarta, NU OnlineÂ
Kyrie Irving berhasil mencetak 34 poin dan 12 asis bagi timnya, Brooklyn Nets, saat bertanding melawan Cleveland Cavaliers pada Selasa (12/4/2022). Ia berhasil membawa timnya memenangkan laga dengan skor 115-108.Â
Pertandingan tersebut merupakan laga Playoffs wilayah timur National Basketball Association (NBA) Amerika Serikat. Nets bakal melawan Boston Celtics pada pertandingan berikutnya, putaran pertama Playoffs NBA wilayah Timur.
Usai pertandingan, Kyrie diwawancarai seorang wartawan mengenai permainan apiknya itu dan kaitannya dengan ibadah yang tengah ia jalani, puasa.
Rupanya, wartawan tersebut heran karena tanpa makan dan minum, Kyrie bisa bermain dengan begitu apik hingga menorehkan 34 poin bagi timnya.
Menjawab pertanyaan itu, Kyrie menyampaikan bahwa ia tidak sendiri dalam menjalani hal tersebut. Ibadah puasa baginya merupakan perjalanan bersama Tuhan.
"Ini adalah sebuah perjalanan bersama Tuhan. Saya tidak sendiri dalam hal ini. Saya memiliki saudara-saudari saya di seluruh dunia yang berpuasa bersama saya," ujarnya.
Lebih lanjut, Kyrie juga mengaku bahwa di dalam maupun di luar lapangan, Tuhan selalu berada dalam dirinya.
"Kami menjaga doa dan meditasi secara sangat suci. Ketika Anda datang ke sini, Tuhan di dalam diri saya, Tuhan di dalam diri Anda, Tuhan di dalam diri kita semua," katanya.
"Saya bermain dengan keimanan. Saya kira itu yang terpenting," lanjut pemain basket kelahiran 23 Maret 1992 itu.
Permainannya yang ditunjukkannya itu begitu apik. Meskipun demikian, ia merendah, bahwa talentanya itu merupakan anugerah dari Tuhan.Â
Kyrie memutuskan menjadi muallaf, memeluk agama Islam pada tahun lalu.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Syamsul ArifinÂ
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
5
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua