NU Riyadh Jajaki Kerja Sama dengan KBRI Setempat
NU Online · Sabtu, 14 Mei 2016 | 20:05 WIB
Ketua Majelis Wakil Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (MWCINU) Riyadh H Musolli Busadin mengajak pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi untuk membangun komunikasi intensif dalam rangka mengembangkan NU di ibu kota Saudi Arabia. Ia berharap hubungan baik dua pihak ini dapat menambah khidmah NU dan Indonesia dalam mengakomodasi kepentingan nahdliyin di Riyadh.
“Kami memohon pihak KBRI untuk memberikan kontribusi dan dukungan baik formal maupun nonformal demi kelancaran jalannya Jamiyyah Nahdlatul Ulama,” kata H Musolli pada pelantikan Pengurus MWCINU Riyadh-Arab Saudi masa khidmah 2016-2018, Jumat, (13/5).
Selain permohonan dukungan pihaknya juga menegaskan bahwa MWCINU juga menjadi wadah silaturahmi untuk merekatkan ukhuwwah sesama nahdliyin.
Sedangkan Rais Syuriyah MWCINU Riyadh KH Abdul Malik An-Namiri lebih menyoroti signifikansi kehadiran NU di Riyadh. Menurutnya, dengan adanya NU nahdliyin dapat hidup bersama dengan orang-orang dari bangsa dan mazhab lain karena NU bersikap moderat dalam bermasyarakat.
Pelantikan dibuka oleh Ulil Absor Nor, kader NU yang kuliah di Jamiah Al-Imam, Riyadh. Rencananya pelantikan ini dipimpin Ketua PCINU Arab Saudi Ir KH Fuad Abdul Wahab. Karena ia berhalangan hadir, pelantikan sebanyak kurang lebih 32 pengurus MWCINU Riyadh tetap berjalan dengan khidmat.
Pelantikan ini dihadiri oleh Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi Dr Agus Maftuh Abegebriel dan perwakilan beberapa organisasi sipil yang ada di Riyadh. (Irza/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
2
Innalillah, Ulama Mazhab Syafii asal Suriah Syekh Hasan Hitou Wafat dalam Usia 83 Tahun
3
Kultum Ramadhan: Lebih Baik Sedikit tapi Istiqamah
4
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
5
Keluar Mani yang Tidak dan Membatalkan Puasa
6
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
Terkini
Lihat Semua