London, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Inggris Raya mengecam kekerasan yang terjadi di Jerusalem. PCINU Inggris juga mendorong pemerintah Indonesia, pemerintah Inggris, dan masyarakat dunia dalam upaya perdamaian Israel-Palestina.
"Pengusiran paksa warga Palestina dari kawasan Syeikh Jarrah di Jerusalem Timur sangat disayangkan. Kami dari Nahdlatul Ulama Cabang Istimewa Inggris mengecam tindakan sewenang-wenang dan aksi kekerasan yang terjadi," kata Sekretaris PCINU Inggris Munawir Aziz Ahad (9/5).
"Situasi konflik Israel-Palestina akan menjadi cermin bagi kondisi geopolitik di Timur Tengah dan juga di level internasional. Apalagi kekerasan terjadi di penghujung Ramadhan, tentu ini menyebabkan dampak yang besar, terutama bagi komunitas Muslim," terang Munawir yang meneliti tentang konflik Israel-Palestina dan antisemitisme.
Selain itu, pengusiran paksa dan kekerasan jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB juga hukum humaniter internasional. Jangan sampai memancing kekerasan yang lebih luas," tegasnya.
Dari kekerasan yang terjadi di Jerusalem, setidaknya 170 warga Palestina mengalami luka-luka dan 88 orang dilarikan ke rumah sakit.
Lebih lanjut, Munawir mendorong agar pemerintah Indonesia mengambil langkah kongkret atas proses perdamaian Israel-Palestina. Ia menjelaskan bahwa harus ada inisiasi dari pemerintah Indonesia untuk mendorong perdamaian secara lebih konkret.
"Pemerintah Indonesia harus mengambil sikap yang lebih konkret untuk perdamaian Israel-Palestina. Selama ini komunikasi dengan pihak Palestina sudah sangat bagus, maka harus ada cara agar Indonesia juga berkomunikasi dengan otoritas Israel," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, selama ini pemerintah Indonesia masih menunda kerjasama diplomatik dengan Israel. Meski demikian, kerjasama-kerjasama ekonomi sudah mulai terjadi, melalui perantara dari negara-negara lain.
Munawir menambahkan betapa penting komunikasi strategis antar pihak untuk inisiasi perdamaian. "Kalau Indonesia mau menjadi juru damai, ya harus siap berkomunikasi dengan kedua belah pihak. Tujuannya apa? Jelas dalam rangka perdamaian, sekaligus menguatkan kedaulatan warga Palestina."
Kemudian, Munawir mendorong agar Nahdliyin sedunia dan komunitas Muslim untuk mendukung perdamaian Israel-Palestina. Ia juga mengecam tindakan kekerasan yang terjadi di Israel, dan mengajak warga Muslim sedunia untuk mendoakan yang terbaik bagi perdamaian di Israel-Palestina dan kawasan Timur Tengah.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua