Perjanjian Damai di Filipina Selatan Segera Terwujud
NU Online · Ahad, 26 Januari 2014 | 22:01 WIB
Jakarta, NU Online
Pemerintah Filipina dan kelompok pemberontak Muslim terbesar di negara tersebut telah menyetujui bagian akhir dari rancangan perjanjian damai.
<>
Bila semuanya disepakati dan tidak ada ganjalan di detik-detik terakhir, perjanjian damai ini akan mengakhiri pemberontakan yang telah berlangsung selama beberapa dekade dan menewaskan puluhan ribu orang. Demikian dilansir oleh BBC Indonesia.
Para perunding pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF) menandatangani perjanjian yang mencakup mekanisme penyerahan senjata oleh pemberontak.
Imbalan bagi pemberontak adalah, mereka akan mendapatkan otonomi di sejumlah daerah di Filipina selatan.
Butir-butir tentang mekanisme penyerahan senjata adalah bagian perjanjian damai yang terakhir dan yang paling sensitif.
Ketika bagian ini akhirnya disepakati dalam pertemuan selama beberapa hari di Malaysia, para perunding menangis terharu dan saling berpelukan.
"Kesepakatan ini menandai akhir dari proses perundingan," kata Miriam Coronel-Ferrer, juru runding dari pemerintah.
Sementara itu, Mohagher Iqbal, ketua perunding MILF mengatakan ada banyak pengorbanan dari sisi MILF.
"Untuk mewujudkan perdamaian, perdamaian yang nyata di Mindanao, kami bersedia untuk membubarkan diri dan menyerahkan senjata kami," kata Iqbal.
Nantinya perjanjian damai antara pemerintah dan Front Pembebasan Islam Moro akan mencakup empat bagian, yang kesemuanya berujung pada kesepakatan berbagi kekuasaan. (mukafi niam)
Foto AP
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
Terkini
Lihat Semua