PPI Yaman Gelar Seminar Kemandirian Pesantren
NU Online · Kamis, 24 April 2014 | 03:02 WIB
Tarim, NU Online
Lawatan KH Mahfudz Syaubari ke Yaman dimanfaatkan para pelajar Indonesia di Yaman untuk mengisi seminar ilmiah. Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Jannah Pacet Mojokerto ini, selain mempresentasikan konsep ekonomi Islam menuju kemandirian pesantren, juga memberikan contoh konkrit yang sekarang bisa disaksikan.<>
“Puluhan restoran, perkebunan, hasil perternakan, pertanian yang kini digeluti di pesantren kami merupakan pengembangan pola ekonomi yang pernah diajarkan rasul”, terang kiai ini dalam lawatannya ke Yaman beberapa hari lalu, seperti disampaikan dalam rilis PPI Yaman, Kamis (24/4).
Makna zuhud, wara’ bukan berarti tak punya harta, dengan gubuk yang reot, baju nan kusut, konotasi ini terbantahkan oleh apa yang dipraktikkan Nabi, tambahnya. Berapa emas kawin yang diberikan Rasulullah kepada Siti Khadijah, 200 onta, apakah nabi miskin? Bukan tentunya.
Hutang negara Indonesia yang dilansir pada tahun 2013 mencapai 2300 T, hutang ini akan sulit terlunasi melihat PR dan penyakit bangsa yang kini kiat akut. Apalagi kalau pesantren akan menggantungkan biaya operasional dengan proposal ke pemerintah, menurutnya sulit.
Negara Indonesia yang terkenal dengan gemah ripah loh jinawi (baca ; jawa. red) kini sudah terjajah oleh investor asing, data menunjukan bahwa kekayaan Indonesia sudah sekitar 60% dikelola warga asing, bagaimana kita akan melunasi hutang negara yang sudah menumpuk? Sulit.
Maka, dengan seminar kemandrian pesantren, yang kini kapasitas pesantren sebagai lembaga pendidakan harus mulai sadar untuk membangun kedaulatan bagi bangsanya.
Acara yang berlangsung di Sutuh Asrama Universitas Al-Ahgaff ini, cukup menyedot banyak diskusan. Akhirnya seminar ditutup sampai jam 23.30 KSA dengan doa bersama, dan penyerahan cinderamata dari PPI Hadhramaut. (M. Abdul Muhith/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua