Jakarta, NU Online
Usai khotbah di masjid An-Nahdyiyah PBNU, sebelum mengimami shalat Jumāat KH A. Nuril Huda diam sejenak menghadap para jamaah. āNanti kita akan membacakan qunut nazilah untuk kaum Muslimin di Mesir dan Suriah,ā katanya. Tatapan matanya seperti kosong, menerawang jauh.<>
āMarilah kita mendoakan saudara-saudara kita sesama muslim di Mesir dan Suriah yang saat ini kondisinya tidak karu-karuan itu,ā kata sesepuh Lembaga Dakwah NU itu, sambil menjelaskan singkat teknis pelaksanaan qunut nazilah, Jum'at (16/8).
Pada rakaat kedua shalat Jumāat itu, usai rukuā, Kiai Nuril Huda memimpin para jamaah membacakan qunut nazilah, doa qunut yang persis dibaca ketika shalat subuh dengan sedikit tambahan. āAllahumma sallimna wal Muslimin.ā Ya Allah selamatkan kami dan kaum Muslimin.
Diwartakan, konflik dan perang saudara di Suriah belum selesai. Kini Mesir diumumkan berada dalam kondisi darurat. Pemerintah sementara pascakudeta militer mengumumkan bahwa negara dalam keadaan bahaya selama sebulan ini.
Pemerintah mengklaim para demonstran telah melakukan tindakan anarkis dengan merusak banyak fasilitas negara, yang berbuntut pembubaran paksa dengan senjata di titik-titik kerumunan massa. Ratusan orang dikabarkan tewas, dan ribuan luka-luka.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Kamis (15/8) kemarin telah mengimbau umat Islam di Indonesia untuk membacakan qunut nazilah untuk kaum Muslimin di Mesir. Doa qunut nazilah dibaca ketika umat Islam dirundung bencana yang sangat berat. āUmat Islam itu satu tubuh, jika ada yang sakit yang lain ikut merasakan," katanya.Ā
Terlepas dari tarik-menarik politik antar kekuatan di Mesir yang notabene sama-sama muslim, ia menyerukan umat muslim di Indonesia untuk memberikan solidaritasnya terhadap para korban. "Sekurang-kurangnya melalui doa, karena kekuatan doa itu sangat dahsyat," ujarnya.
Namun, sebelumnya PBNU telah menghimbau warga negara Indonesia, terutama para mahasiswa yang berada di Mesir untuk tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Mesir.
āTidak perlu berkomentar secara lisan atau tertulis. Nanti kalau ketahuan malah jadi problem. Keadaan di sana masih tidak kondusif,ā kata KH Said Aqil Siroj di kantor PBNU pertengahan Ramadhan lalu. (A. Khoirul Anam)
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
3
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
6
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
Terkini
Lihat Semua