Pesantren Yatim Al-Kasyaf Bandung Biayai Kehidupan Santri melalui Usaha Bank Sampah Induk dan Pertanian Organik
NU Online · Sabtu, 27 Juli 2024 | 10:10 WIB
Bandung, NU Online
Pondok Pesantren Yatim Al-Kasyaf di Kampung Sukamaju, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung merupakan pondok pesantren yang sangat unik dan bisa dijadikan prototipe pondok pesantren kekinian yang bisa menjawab tantangan zaman.
Pesantren Yatim Al-Kasyaf mengembangkan pesantren ramah lingkungan yang selaras dengan upaya masyarakat dunia untuk mengekang perubahan iklim dan pemanasan global.
Pimpinan Pondok Pesantren Yatim Al-Kasyaf, Giovani menuturkan bahwa jumlah santri saat ini ada sekitar 100-150 anak. Para santri itu merupakan anak-anak yatim dan dhuafa. Mereka tidak dipungut biaya sepeser pun.
"Sementara untuk membiayai operasional pondok dan menunjang kehidupan para santri, Pesantren Yatim Al-Kasyaf telah memiliki usaha Bank Sampah Induk dan Pertanian organik," ungkap Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Arief Agus dalam tulisannya di NU Online Jabar.
Arief Agus mengungkapkan bahwa sampah-sampah yang didapatkan dari perumahan, rumah makan, dan perkantoran dikelola secara profesional oleh para santri.
Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan magot. Kompos digunakan untuk pupuk sayuran organik dan magot menjadi akan hewan ternak, seperti ikan, ayam, dan domba.
Adapun sampah non-organik seperti plastik bekas minuman air mineral akan diproses dengan teknologi khusus untuk dibuat barang yang bermanfaat.
Berkat kesungguhan mengelola bank sampah secara baik dan profesional, Pesantren Al-Kasyaf pada 2024 mendapat penghargaan bank sampah terbaik dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.
Selain itu, mereka juga saat ini telah menjalankan usaha pembuatan sabun cuci organik ramah lingkungan, untuk kebutuhan santri dan dipasarkan kepada yang membutuhkan seperti hotel dan rumah makan. Lalu untuk ketahanan pangan, Pesantren Al-Kasyaf memiliki usaha pembuatan tempe.
Baca selengkapnya di https://jabar.nu.or.id/pesantren/profil-unik-pesantren-al-kasyaf-memuliakan-manusia-dan-alam-semesta-64cnV
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua