Gus Reza Jelaskan Nasihat Kiai Mahrus Ali tentang Tiga Hal yang Harus Dimiliki Santri
NU Online · Selasa, 19 April 2022 | 16:00 WIB
Kediri, NU Online
Kiai Haji (KH) Mahrus Aly sering dawuh (berkata) kepada para santrinya mengenai tiga perkara yang harus dimiliki santri. Ketiganya adalah syaikuhun fatah, aqlun rajah, dan kuttubu shahah.
Oleh KH Reza Ahmad Zahid (Gus Reza) ketiga nasihat itu dijelaskan secara mendetail saat Haflah Akhirusanah Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah Lirboyo, Kota Kediri Jawa Timur, Ahad (17/4/2022) malam.
Pertama, syaikhun fatah atau guru yang membuka hati murid. Menurut anggota Katib PBNU ini santri harus memiliki seorang guru yang membuka pola pikirnya, serta guru yang mampu membuka hati dan ruhaniyahnya,
"Alhamdulillah kalian di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyàh, di Pondok Pesantren Lirboyo berkumpul dengan para masyayikh (guru), berkumpul dengan para kiai. Insyaallah kalian akan mendapatkan keterbukaan hati dan kalian mendapatkan futuhal arifin," terang kiai muda lulusan Al-Ahghaf University ini.
Kedua, aqlun rajah atau akal yang cerdas. Gus Reza membeberkan bahwa segala, situasi, kondisi serta aktifvitas dan kesibukan yang dilakukan santri di pondok pesantren lambat laun akan mengasah otak santri, sehingga menjadi generasi yang cerdas dan brilian. "Sehingga saya yakin alumni pondok pesantren, alumni al-Mahrusiyàh pada khususnya, berada di tengah-tengah masyarakat dia pasti bisa mengatasi masalah tanpa menimbulkan masalah. Aamin ya robbal aalamin," jelas cucu Kiai Mahrus Ali ini.
Ketiga, kuttubu shohah (kitab yang shahih). Santri di pondok pesantren harus memiliki kitab yang shahih yang muktabar atau bisa dipercaya, kitab yang memiliki sanad sampai Rasululullah saw dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Guru-guru kalian jelas, kitab-kitabnya jelas, pondok kalian juga jelas. Kalian insyaallah akan menjadi orang yang jelas, alhamdulillah jelas hidupnya, jelas nasibnya, jelas kedudukannya, jelas martabatnya. Aamin ya rabbal ‘alamin," tutur Gus Reza.
Di hadapan seluruh tamatan lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah, Gus Reza juga memotivasi santri untuk percaya diri ketika sudah di rumah. "Jangan sampai kalian hilang rasa percaya diri kalian di tengah-tengah masyarakat di tempat baru, di lingkungan baru percaya dirilah kalian dengan apa yang kalian miliki dan apa yang kalian dapatkan dari pondok pesantren," pungkasnya.
Acara berlangsung di Aula Muktamar Lirboyo ini dihadiri siswa tingkat akhir lembaga pendidikan tersebut mulai dari SD, SMP, MTs, MA, SMK, hingga MQQ tamatan Madrasah Diniyah angkatan 2022.
Kontributor: Ahmad Nahrowi
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
5
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
6
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
Terkini
Lihat Semua