Ketum PBNU Halal Bihalal dengan PCNU se-Jatim di Bangkalan
NU Online · Rabu, 6 Mei 2026 | 12:00 WIB
Bangkalan, NU Online JatimÂ
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Madura Raya dan Jawa Timur menggelar halal bihalal bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Syaikhona Muhammad Kholil, Demangan Barat, Bangkalan, pada Senin (04/05/2026).
Ketua Panitia Halal Bihalal, RKH Muhammad Nasih Aschal menyampaikan, kegiatan ini tetap dilaksanakan meskipun tidak lagi berada di bulan Syawal. Menurutnya, bagi NU, halal bihalal bukan sekadar bagian dari konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi untuk memperkuat warisan para masyaikh.
"Alhamdulillah ketika melihat antusiasme yang hadir sungguh menjadi kebanggaan tersendiri khususnya NU di Kabupaten Bangkalan. Ternyata apapun dinamikanya NU selalu ada di hati warganya. Kalo pun NU tepatnya bulan Agustus nanti akan melaksanakan Muktamar," ujarnya.
Wakil Ketua PCNU Bangkalan itu mengungkapkan, kondisi apapun tidak akan mengubah keyakinan warga NU bahwa organisasi ini dipenuhi dengan barokah. Ia menyebut, Bangkalan akan selalu siap untuk ditunjuk apapun dalam perhelatan apapun.
Ra Nasih sapaan akrabnya menjelaskan, peran NU dalam kebangsaan dan keumatan menjadi faktor yang membuat organisasi ini tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan. "Warga NU kalo diceritakan bagaimana peran NU, kebangsaan dan keumatan itulah yang membuat yakin apapun ombak yang menghantam terhadap jam'iyyah ini, insya Allah Nahdlatul ulama tetap berdiri tegak dalam menjaga warganya," terangnya.​​​​​​​
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua