Kisah Mutia, Peserta Kongres IPPNU Tempuh Perjalanan 7 Hari dari Papua
NU Online · Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:00 WIB
Jakarta, NU Online Jatim
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar Kongres XIX di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Jum'at-Senin (12-15/08/2022). Guna menghadiri dan menyukseskan event 3 tahunan ini, tak sedikit peserta yang menempuh perjalanan selama berhari-hari, salah satunya adalah Mutia Amanah.
Mutia adalah Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Ia mengaku berangkat dari pulau di ujung timur Indonesia itu bersama rombongannya yang berjumlah 11 orang.
“Perjalanan dari Kabupaten Sorong hingga Jakarta Timur ditempuh selama sepekan atau 7 hari. Saya berangkat sejak tanggal 5 Agustus 2022 lalu, dan baru tiba Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada Kamis (11/08/2022),” ujarnya kepada NU Online Jatim, Ahad (14/08/2022).
Ia menceritakan, pada Sabtu (06/08/2022) Mutia bersama rombongan mulai naik kapal menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Untuk sampai ke Pelabuhan Tanjung Perak, ia mesti transit terlebih dahulu di empat pelabuhan yang berbeda.
Sesampainya di Pelabuhan Tanjung Perak, pihaknya dijemput oleh tim akomodasi yang difasilitasi oleh PWNU Jawa Timur. Kemudian, diantarkan menuju Stasiun Pasar Turi Surabaya untuk menuju Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
“Alhamdulillah, selama perjalanan 12 jam di kereta api dari Surabaya, kami sampai pukul 01.00 WIB dini hari di Jakarta pada Jum'at (12/08/2022),” jelas Mutia.
Ia menyampaikan, salah satu motivasi terbesar menghadiri Kongres adalah karena agenda ini merupakan momen yang sangat luar biasa. Ia mengaku menjadi kebanggaan tersendiri jika turut andil dalam momen permusyawaratan tertinggi organisasi pelajar NU tersebut.
“Kesan dalam perjalanan ini sangat menyenangkan. Banyak sekali momen dan pengalaman yang didapat di sini. Dari saling berbagi dan saling menjaga antar teman, serta hal-hal lainnya,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
2
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Ramadhan pada 17 Februari 2026 dengan Didahului Edukasi Pengamatan Hilal
3
Menkeu Purbaya Heran Anggaran Kesehatan Naik Malah Berujung Penonaktifan PBI JKN
4
Presiden Prabowo: Setiap Kali di Tengah NU Saya Selalu Bahagia
5
100 Tahun NU, Rais Aam PBNU Langitkan Doa untuk Palestina
6
Kasus Bunuh Diri Siswa SD Tunjukkan Ketidakberpihakan Negara terhadap Rakyat Kecil
Terkini
Lihat Semua