Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
NU Online · Senin, 2 Maret 2026 | 21:15 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
“Serangan AS dan Israel atas Iran adalah tindakan brutal yang kembali merusak tatanan internasional bahkan berpotensi memicu konflik global yang tidak terkendali serta menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme,” kata Gus Yahya menyampaikan reaksi serangan Amerika dan Israel atas Iran, sejak Sabtu (28/2/2026).
“Saya mengutuk keras,” tegas Gus Yahya dalam rilis yang diterima pada Senin (2/3/2026).
Ia juga mengungkapkan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas wafatnya Imam Ali Khamenei akibat serangan itu. Ia juga mengajak seluruh umat Islam dan segenap komunitas internasional untuk mendoakan Bangsa Iran semoga tegar dan dikaruniai kekuatan untuk melawati kemelut ini dengan selamat.
Melalui rilis tersebut, Gus Yahya juga menyatakan penyesalannya atas tindakan Iran menyerang berbagai negara tanpa alasan yang dapat diterima, yang berkonsekuensi mendorong eskalasi konflik hingga semakin menyulitkan upaya resolusi.
“Kita semua paham itu kemarahan dan menyasar titik-titik yang diduga menjadi tempat tentara Amerika. Namun apa pun, serangan itu justru akan memperburuk situasi,” terangnya.
PBNU, kata Gus Yahya, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk berkonsolidasi menegakkan kembali konsensus tatanan internasional dengan PBB sebagai perwujudan strukturalnya agar PBB dapat menjalankan fungsi sebagai penjaga tatanan internasional secara efektif.
“Kami juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mengupayakan deeskalasi konflik menuju resolusi damai yang beradab dan bermartabat. Ini amanat konstitusi kita,” katanya.
Gus Yahya mengharapkan Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan keberadaan dan posisinya dalam BoP untuk mendesak AS, Israel, dan aktor-aktor lain yang terlibat untuk menghentikan kekerasan dan menempuh jalan damai.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua