Lakpesdam dan Fatayat NU Bersama Pemerintah Kolaborasi Cegah Perkawinan Anak di Malang
NU Online · Jumat, 25 Oktober 2024 | 11:30 WIB
Malang, NU Online
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan PC Fatayat NU berkolaborasi dengan Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menggelar Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak bagi KUA dan Puskesmas di Aula Kantor Kemenag Malang, Rabu (23/10/2024).
Kegiatan ini merupakan rangkaian implementasi program INKLUSI Pencegahan Perkawinan Anak Lakpesdam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Ketua PC Fatayat NU Malang Hj Nur Mutiah Faridah menyampaikan bahwa kegiatan yang terselenggara merupakan bentuk kolaborasi antara Fatayat NU, Lakpesdam NU, Kemenag, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dalam upaya sosialisasi pencegahan perkawinan anak.
“Besar harapan kami, setelah pelatihan ini kita bisa bersama-sama untuk mencegah mengurangi perkawinan anak di Kabupaten Malang,” katanya, sebagaimana dikutip NU Online Jatim.
Sementara itu Ketua Lakpesdam NU Malang Sutomo menuturkan bahwa saat ini, pihaknya sedang fokus melakukan sosialisasi pencegahan perkawinan anak kepada para pemangku kebijakan di tingkat kecamatan, seperti Kepala KUA dan Kepala Puskesmas.
“Harapan kami di tingkat kecamatan, baik KUA maupun Puskesmas, lebih rinci memberikan edukasi. Misalkan Puskesmas lebih banyak mengedukasi kaitannya dengan kesehatan reproduksi,” tuturnya.
Sutomo menambahkan, nantinya KUA bisa memberikan edukasi terkait dengan perspektif hukumnya.
"Tidak sekadar itu, nanti harapan kami dua lembaga ini bisa lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa dampak dari pernikahan anak itu apa,” ucapnya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua