MI Muslimat NU Sidoarjo Raih Penghargaan Madrasah Internasional Inovatif
NU Online · Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB
Sidoarjo, NU Online Jatim
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muslimat NU Pucang Sidoarjo meraih penghargaan Madrasah Internasional Inovatif dari Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Penghargaan diberikan dalam acara Kemenag Jatim Award yang dipusatkan di Parai Beach Resort Telengria, Kabupaten Pacitan, Sabtu (10/01/2026) lalu.
“Alhamdulillah, MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo mendapatkan pengakuan dari Kemenag Jatim sebagai satu-satunya Madrasah Internasional Inovatif,” kata Kepala MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo, HM Hamim Thohari, Senin (12/01/2026).
Ia menjelaskan, madrasah yang dipimpinnya itu memiliki banyak program internasional. Di antaranya, yaitu mengadopsi Kurikulum Internasional Cambridge University di seluruh kelas, mulai kelas I sampai VI.
“Selain itu, kami juga melaksanakan Ujian Center Progression Test, Ujian Cambridge Internasional Primary Progression Test, Ujian Check Point Cambridge untuk siswa kelas VI, dan Olimpiade Internasional Math dan Science,” terangnya.
Ia menyampaikan, MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo sudah menjadi Center Cambridge dengan ID 276 sejak tahun 2012 dan baru pada 2026 Kementerian Agama memberikan penghargaan sebagai Madrasah Internasional Inovatif.
“Ini merupakan langkah berani Kemenag dan merupakan sebuah bukti bahwa tidak hanya sekolah yang dapat berstandar internasional akan tetapi madrasah juga dapat menjadi madrasah berstandar internasional,” katanya.
Dirinya berharap penghargaan tersebut dapat menginspirasi madrasah-madrasah lain untuk selalu melakukan inovasi program yang akan berdampak pada kualitas peserta didik.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua