Kisahkan Kebiasaan Naik Kereta, Menaker Apresiasi Pelayanan Porter ke Penumpang
NU Online · Ahad, 24 April 2022 | 20:16 WIB
Jakarta, NU Online
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengapresiasi para porter stasiun kereta api yang telah memberikan pelayanan secara baik kepada penumpangnya. Menurut Menaker, keberadaan porter sangat membantu penumpang yang membutuhkan jasanya.
"Terima kasih Bapak-Bapak semua yang selama ini telah memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penumpang," ucap Menaker di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada acara berbagi bersama para Porter dan pekerja di Stasiun Senin, Minggu (24/4/2022).
Menaker menyatakan bahwa dahulu, jika ia dan keluarga pulang kampung, sering memakai transportasi kereta api dan menggunakan jasa porter.
"Saya ini pada saat lebaran sering menggunakan kereta untuk pulang kampung. Tinggal di Jakarta, tapi selalu pulang kampung. Dan kehadiran porter ini sangat membantu saya dan keluarga yang mudik menggunakan kereta api," kenangnya.
Menaker lantas mengungkapkan rasa syukurnya karena aktivitas para porter kembali menuju normal seiring dengan melandainya Covid-19. Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker.
"Kita bersyukur karena kondisinya sudah mulai normal meskipun belum sepenuhnya. Ini karena pemerintah berhasil mengendalikan Covid-19, dan kerja pemerintah ini disambut oleh masyarakat dengan cara mau vaksin sampai booster dan taat prokes," ucapnya.
Dengan banyaknya masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi, ia optomis kesehatan dan ekonomi masyarakat kembali membaik. "Kalau kondisi ekonominya membaik, insyaallah kita akan kembali ke kondisi sebelum pandemi. Dari pandemi ke endemi," pungkasnya.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua