Menaker Ida: Presidensi G20 Indonesia 2022 Momentum Majukan Bidang Ketenagakerjaan
NU Online · Senin, 6 September 2021 | 15:43 WIB
Jakarta, NU Online
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meminta pimpinan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan agar mempersiapkan agenda G20 Employment Working Group (EWG) dan Labour and Employment Ministrial Meeting (LEEM) Presidensi Indonesia Tahun 2022 secara optimal.
"Kita harus memastikan bahwa seluruh persiapan dapat dilakukan dengan baik," ujar Menaker Ida pada Rapat Pimpinan di Jakarta, Senin (6/9).
Menurut Menaker Ida, presidensi G20 Indonesia tahun 2022 merupakan momentum yang baik bagi Indonesia untuk dapat menunjukkan komitmen, khususnya dalam memajukan bidang ketenagakerjaan.Â
"Terlebih lagi isu ketenagakerjaan merupakan isu utama yang selalu dibahas di setiap presidensi sejak tahun 2014," ujar Menaker Ida.
Ia pun meminta agar segera dibentuk tim kepanitiaan khusus penyelenggaraan G20 di lingkungan Kemnaker sebagai wadah koordinasi persiapan substansi maupun teknis persidangan G20, serta koordinasi lintas K/L Working Groups G20 Indonesia, Engagement Groups G20 Indonesia, maupun koordinasi dengan Panitia Nasional Penyelenggara Presidensi G20 Indonesia yang telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 pada 27 Mei 2021 yang lalu.
Ia mengemukakan, salah satu indikator keberhasilan Presidensi G20 Indonesia adalah terselenggaranya setiap pertemuan sesuai dengan timeline yang telah direncanakan.Â
Oleh karena itu, ia berharap pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini bersama-sama menunjukkan komitmen penuh agar setiap pertemuan dapat diselenggarakan sesuai dengan timeline yang telah ditentukan dan disepakati bersama.Â
Di samping itu, sambungnya, keberhasilan penyelenggaraan setiap pertemuan juga tidak terlepas dari kerja sama yang baik di antara pihak-pihak yang terlibat.
"Saya berharap kita dapat terus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan tim yang terlibat dalam penyelenggaraan G20 bidang ketenagakerjaan, baik di tingkat nasional maupun di tingkat internasional," ucapnya.
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua