Rebranding BLK, Kemnaker Siapkan ASN Berintegritas dan Berkapasitas
NU Online · Rabu, 23 Maret 2022 | 16:15 WIB
Padang, NU Online
Kementerian Ketenagakerjaan melakukan rebranding Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Untuk mendukung tercapainya tujuan rebranding ini, Kemnaker menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan berkapasitas.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan hal itu saat melantik dan mengambil sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemnaker di BPVP Padang, Rabu (23/3/2022).
Menurut Anwar Sanusi, PNS akan memainkan peranan penting bagi kemajuan Indonesia, termasuk dalam mencapai tujuan rebranding BLK. Oleh karenanya, ia mendorong para PNS Kemnaker untuk terus meningkatkan integritas dan kapasitas.
"Kunci keberhasilan itu hanya dua bagi seseorang. Pertama punya integritas, kedua punya kapasitas. Dan integritas adalah sesuatu yang wajib hadir dalam setiap orang," katanya.
Untuk meningkatkan integritas, Anwar Sanusi berpesan agar PNS Kemnaker terus mengamalkan nilai-nilai dasar seperti Akuntabilitas PNS, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Antikorupsi.
"Sedangkan kapasitas bisa ditingkatkan melalui suatu pendidikan atau pelatihan yang terstruktur dsb.," ujarnya.
Pelantikan PNS di BPVP Padang diikuti 88 PNS yang akan ditempatkan di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemnaker. Yaitu BBPVP Medan (20 orang); BPVP Padang (21 orang); BPVP Banda Aceh (25 orang); BPVP Belitung (20 orang); dan Balai K3 Medan (2 orang).
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua