3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air, Disambut Tangis Keluarga di Bandara Soetta
NU Online Ā· Ahad, 5 April 2026 | 08:00 WIB
3 peti jenazah prajurit TNI penjaga perdamaian di Lebanon tiba di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (4/4/2026). (Foto: tangkapan layar kanal Youtube Sekretariat Presiden)
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB di Lebanon akhirnya tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026).Ā
Melansir tayangan Sekretariat Presiden , setibanya di Terminal 3, ketiga jenazah langsung disemayamkan di ruang VIP lounge. Kedatangan jenazah disambut suasana haru, dengan tangis keluarga yang tak terbendung saat prosesi persemayaman berlangsung.
Nampak, peti jenazah yang masing-masing dibalut Bendera Merah Putih berjajar rapi, dengan foto para prajurit diletakkan di bagian depan sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Sejumlah anggota keluarga terlihat memeluk peti sambil menangis, sementara prajurit TNI yang bertugas berusaha menenangkan mereka. Setelah itu, keluarga duduk di depan peti masing-masing untuk memberikan penghormatan terakhir.
Beberapa waktu berselang, Presiden Prabowo Subianto turut hadir dalam persemayaman. Ia tampak menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban, menyalami mereka satu per satu, serta memberikan penghormatan kepada ketiga prajurit yang gugur.
Adapun tiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon. Setelah prosesi persemayaman, jenazah masing-masing diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan secara militer.
Sejumlah pejabat negara juga hadir, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk F. Paulus, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.
Dalam konferensi pers, Sugiono menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya tiga prajurit TNI dalam serangan terhadap pasukan perdamaian di Lebanon.
"Kami tentu saja kita semua mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga para kusuma bangsa arwahnya diterima Tuhan yang Maha Kuasa. Dan keluarganya diberikan kesehatan, kesabaran dalam menghadapi musibah ini," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah RI melalui perwakilan tetapnya di New York, Amerika Serikat meminta Dewan Keamanan menggelar rapat khusus terkait tragedi itu. Di forum tersebut, Indonesia mengutuk keras serangan terhadap penjaga perdamaian dan menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh.
Sugiono juga menegaskan bahwa penjagaan perdamaian di wilayah itu merupakan mandat dari PBB. Karenanya, ia meminta garansi keselamatan para penjaga perdamaian itu.
"Meminta kepada PBB untuk mengevaluasi lagi keselamatan prajurit penjaga perdamaian PBB ini di manapun berada, khususnya Unifil ini," katanya.
"Kita sekali lagi berupaya agar pasukan penjaga perdamaian kita ini sehat selamat dalam menjalankan tugas yang diembankan kepada mereka," lanjutnya.
Rencananya, Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung. Serka (Anm) Muhammad Nur Ikhwan dimakamkan di TMP Giri Dharmolyo II, Magelang, sementara Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon akan dimakamkan di TMP Giripeni, Kulonprogo.
Diketahui, Insiden pertama yang menimpa Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon meninggal dunia setelah sebuah proyektil meledak di dekat posisi pasukan di sekitar Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan, pada Ahad (29/3/2026).Ā
Sehari berselang, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali mengonfirmasi jatuhnya korban dari prajurit TNI. Dua personel dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL, sementara dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah dekat Bani Hayyan, yang juga berada di Lebanon selatan, pada Senin (30/3/2026).
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 3 Jenis Ucapan yang disukai Allah
2
Khutbah Jumat: 8 Hal yang Dijauhi Rasulullah Mulai dari Kecemasan hingga Dililit Utang
3
Pendaftaran Beasiswa BIB Mulai DIbuka, Ini Jadwal Lengkapnya
4
Khutbah Jumat: Evaluasi Keuangan Setelah Hari Raya
5
Khutbah Jumat: Kenaikan BBM dan Panic Buying dalam Pandangan Islam
6
Khutbah Bahasa Jawa: Nalika Kahanan Rekasa, Tansah Cekelen Sabar lan Takwa
Terkini
Lihat Semua