Cirebon, NU Online
Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Nusron Wahid mengakui peran NU sekarang, khususnya sebagai organisasi gerakan, tidak seideal pada era KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Namun, NU tak boleh surut dan pemuda-pemudanya mesti terus bergerak secara optimistis.<>
“Jadi pemuda harus memandang NU dengan optimis. Tapi harus dimbangi dengan penguatan karena ada ruang-ruang kosong untuk berbagai upaya perjuangan, seperti demokratisasi, kemanusiaan, dan lain-lain,” katanya kepada wartawan, Ahad (17/9), di sela kegiatan Munas NU di Pondok Pesantren Kempek Cirebon.
Menurutnya, Gus Dur ketika menggerakkan NU Kembali Khittah 1926 mampu menciptakan imajinasi kolektif tentang permasalahan bangsa. "Nah, sekarang tokoh yang ngasih itu belum ada," ujarnya.
Nusron Yakin, secara bertahap ditubuh NU pada saatnya nanti akan muncul generasi yang mampu seperti Gus Dur. "Secara alamiah akan ada nanti. Bisa dari Ansor, pengurus PBNU, pesantren, atau lainnya," tambahnya.
Saat ditanya tentang potensi komunitas Gus Durian, ia menjawab, "Kalau Gus Durian itu hanya one thing saja. Dia menjadi gerakan alternatif ketika mereka tidak romantisisme masa lalu," tegasnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
5
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
6
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
Terkini
Lihat Semua