Nasional

KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan

NU Online  ·  Senin, 22 Juni 2026 | 19:00 WIB

KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH Nurul Huda Djazuli. (Foto: NU Online/Kholil)

Kediri, NU Online 

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli memberi sambutan penutup Pleno Komisi Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026, Senin (22/06/2026).

 

Kiai Nurul Huda menegaskan bahwa dirinya cinta dengan NU dan tak ingin melihat para pengurus bertengkar. Ia lantas mengucapkan terima kasih dan merasa bangga karena apa yang ia pikirkan sudah terlaksana dengan baik. Ia berharap musyawarah dapat memberi hikmah yang besar untuk semuanya. 

 

"Khususnya kepada NU dan pesantren. Saya tidak terpikirkan musyawarah ini dilaksanakan di Al-Falah Ploso. Namun Alhamdulillah telah terlaksana dengan baik," katanya. 

 

Kiai Nurul Huda mengatakan dirinya dalam hati ingin Munas dan Konbes NU 2026 dilaksanakan di pesantren, namun tidak di Ploso. Karena ia takut tidak bisa berjalan dengan baik. Ditegaskannya bahwa Ploso tidak meminta untuk dijadikan tempat Munas dan Konbes NU 2026.

 

"Saya (waktu itu) tetap mendukung Lirboyo yang merupakan pesantren tua dan sudah pernah menjadi tempat Muktamar untuk menjadi tempat terlaksananya Munas dan Konbes NU 2026," ujarnya.

 

Kiai Nurul Huda menuturkan satu-satunya yang tepat untuk dijadikan lokasi acara NU adalah pesantren. Ia juga berharap semoga dengan berlangsung di Ploso dapat menjadikan bangga KH Ahmad Djazuli Utsman selaku pendiri pesantren.

 

"Terima kasih saya sampaikan, terutama kepada Kiai Miftakhul Akhyar dan semua yang mendukung suksesnya acara di Al-Falah Ploso," tuturnya. 

 

Kiai Nurul Huda berharap Munas dan Konbes NU 2026 dapat memberikan manfaat kepada NU dan Pesantren. Menurut Kiai Nurul Huda, baik NU dan pesantren harus saling menguatkan. 

 

"Saya sangat mencintai NU. Maka saya tidak ingin melihat pengurus NU bertengkar. Ini yang saya inginkan," harapnya. 

 

Yang menjadi luar biasa dari pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026 bagi Kiai Nurul Huda adalah bersamaan dengan haul KH Ahmad Djazuli Utsman yang dimulai besok malam. Tidak terencana dari awal, ini adalah karomah dari KH Ahmad Djazuli Utsman.

 

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Mohon doa agar santri yang belajar di sini diberikan futuh, dibuka hati untuk menerima ilmu dan akhlak," pungkasnya.

 

Kontributor: Boy Ardiyansyah

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang