Nasional

Air Warga Kalbar Berbau Asap Karhutla, GP Ansor Salurkan Bantuan Air Bersih

NU Online  ·  Jumat, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Air Warga Kalbar Berbau Asap Karhutla, GP Ansor Salurkan Bantuan Air Bersih

Bantuan air bersih dan masker dari GP Ansor untuk warga Kalimantan Barat. (Foto: Dok Ansor Kalbar)

Jakarta, NU Online

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) tidak hanya menyisakan kabut asap, tetapi juga mengganggu ketersediaan air bersih masyarakat. Meski hujan mulai turun, air yang ditampung warga masih berwarna kehitaman dan berbau asap sehingga tidak layak dikonsumsi.


Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Kalbar Muhammad Hasin mengatakan, Kabupaten Kubu Raya menjadi salah satu wilayah yang terdampak kekeringan cukup parah.


“Yang terdampak kekeringan itu, daerah Kubu Raya itu sangat terdampak. Kemarin itu sempat minim air bersih, apalagi untuk minum. Untuk mandi saja minim, apalagi untuk minum,” ujarnya kepada NU Online, Kamis (29/10/2026).


Selain Kubu Raya, dampak karhutla juga dirasakan masyarakat di Kabupaten Ketapang, Melawi, dan Bengkayang. Menurut Hasin, kondisi di Ketapang masih memprihatinkan karena kabut asap masih sangat tebal. Sementara itu, kondisi di Melawi mulai mereda.


Ia menjelaskan, hujan yang turun belum sepenuhnya memulihkan kualitas air yang digunakan masyarakat. Air hujan yang ditampung warga masih berwarna kehitaman dan berbau asap.


“Air di sini bau asap dan agak hitam. Kalau untuk air yang sekarang itu masih agak hitam dengan bau asap. Jadi nggak bisa dikonsumsi,” tuturnya.


Menurut Hasin, air tersebut masih dapat digunakan untuk mandi dan mencuci. Namun, untuk kebutuhan minum dan memasak, warga terpaksa membeli air galon dengan harga Rp8.000 hingga Rp15.000 per galon.


“Paling ya kalau untuk mandi, untuk cuci memang masih bisa. Tapi kalau untuk konsumsi minum dengan masak itu memang nggak bisa,” ungkapnya.


GP Ansor Bagikan 10 Ribu Masker dan 1.000 Galon Air

Merespons kondisi tersebut, Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Barat bersama Satkorwil Banser Kalbar menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan 10.000 masker gratis di Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak.


Selain masker, GP Ansor Kalbar menyiapkan 1.000 galon air minum untuk didistribusikan secara bertahap kepada sejumlah pesantren di Kabupaten Ketapang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 galon telah disalurkan ke Pondok Pesantren Al-Ittihad, Al-Jihad, dan Darul Ibtida’i.


Hasin mengatakan, bantuan air bersih juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak dan pesantren yang membutuhkan.


“Pembagian air bersih juga dilakukan kepada warga yang sangat terdampak dan pesantren-pesantren yang membutuhkan,” pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang