Nasional

Amal Baik Sebelum Puasa: Saling Memaafkan dan Bahagia Menyambut Ramadhan

NU Online  Ā·  Senin, 24 Februari 2025 | 07:20 WIB

Amal Baik Sebelum Puasa: Saling Memaafkan dan Bahagia Menyambut Ramadhan

Bulan Ramadhan. (Ilustrasi: NU Online)

Jakarta, NU Online

Dalam hitungan hari, umat Islam seluruh dunia akan memasuki bulan Ramadhan. Sebuah bulan yang diyakini mulia dan meningkatkan pahala amal ibadah.Ā 


Dalam artikel berjudul Amalan menyambut Ramadhan di NU Online yang ditulis Ulil Hadrawy, disebutkan bahwa di antara hal penting dalam menyambut Ramadhan yaitu senang dengan datangnya Ramadhan dan meminta maaf kepada sesama manusia.


Dua amal ini terlihat berbeda dalam tulisan, tapi sejatinya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Bagi seseorang yang senang dengan datangnya Ramadhan, maka ia akan mengunjungi keluarga, tetangga dan teman untuk membagikan kebahagiaan dan minta maaf. Sehingga ketika memasuki bulan Ramadhan, bisa ibadah bersama.Ā 


Pertama,Ā saling memaafkan. Amal baik yang bisa dilakukan ketika menyambut datangnya bulan Ramadhan yaitu meminta maaf kepada Allah (taubat) dan saling memaafkan sesama manusia. Namun, bagi yang meminta maaf terlebih dahulu memiliki nilai lebih.Ā 


Dalam kehidupan sosial sesama manusia, tak jarang terjadi kesalahpahaman yang berujung permusuhan. Sehingga dirasakan perlu meminta maaf kepada sesama manusia agar ketika Ramadhan datang, hati dan pikiran dalam keadaan bersih.Ā 


Hal ini sesuai dengan anjuran Islam dalam al-Baqarah ayat 178

Ā 
Ā ...ŁŁŽŁ…ŁŽŁ†Ł’ Ų¹ŁŁŁŁŠŁŽ Ł„ŁŽŁ‡Ł مِنْ Ų£ŁŽŲ®ŁŁŠŁ‡Ł Ų“ŁŽŁŠŁ’Ų”ŁŒ ŁŁŽŲ§ŲŖŁŁ‘ŲØŁŽŲ§Ų¹ŁŒ ŲØŁŲ§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ¹Ł’Ų±ŁŁˆŁŁ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŲÆŁŽŲ§Ų”ŁŒ Ų„ŁŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŲØŁŲ„ŁŲ­Ł’Ų³ŁŽŲ§Ł†Ł Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ ŲŖŁŽŲ®Ł’ŁŁŁŠŁŁŒ مِنْ Ų±ŁŽŲØŁŁ‘ŁƒŁŁ…Ł’ ŁˆŁŽŲ±ŁŽŲ­Ł’Ł…ŁŽŲ©ŁŒ ŁŁŽŁ…ŁŽŁ†Ł Ų§Ų¹Ł’ŲŖŁŽŲÆŁŽŁ‰ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁŽ Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ ŁŁŽŁ„ŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŲ°ŁŽŲ§ŲØŁŒ Ų£ŁŽŁ„ŁŁŠŁ…ŁŒ

Ā 
Artinya: "Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (dia) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih." (QS Al-Baqarah :178)


Dalam sebuah hadis shahih, Nabi Muhammad saw menganjurkan agar siapa yang mempunyai tanggung jawab terhadap orang lain, baiknya itu menyangkut kehormatan atau apa saja, segera menyelesaikannya di dunia ini, sehingga tanggung jawab itu menjadi bebas (bisa dengan menebus, bisa dengan meminta halal, atau meminta maaf).Ā 


Sebab nanti di akhirat sudah tidak ada lagi uang untuk tebus menebus. Orang yang mempunyai tanggungan dan belum meminta halal ketika dunia, kelak akan diperhitungkan dengan amalnya: apabila dia punya amal saleh, dari amal shalehnya itulah tanggungannya akan ditebus; bila tidak memiliki, maka dosa atas orang yang disalahinya akan ditimpakan kepadanya, dengan ukuran tanggungannya. (Lihat misalnya, Jawahir al-Bukhari, hlm. 275, hadis nomer: 353 dan shahih Muslim, II/430).


Kedua, senang dengan kedatangan Ramadhan. Anjuran menyambut Ramadhan dengan senang merupakan ajaran Rasulullah dan kebiasaan para ulama serta orang saleh. Hal ini bisa dilihat dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnadnya sebagai berikut:


Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«Ł†Ų§ Ų¹ŁŽŲØŁ’ŲÆŁ Ų§Ł„Ł„Ł‡ŁŲŒ Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«ŁŽŁ†ŁŁŠ Ų£ŁŽŲØŁŁŠŲŒ Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«Ł†Ų§ Ų¹ŁŽŁŁ‘ŁŽŲ§Ł†ŁŲŒ Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«Ł†Ų§ Ų­ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ŲÆŁ ŲØŁ’Ł†Ł Ų²ŁŽŁŠŁ’ŲÆŁ Ų­ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŲ«Ł†Ų§ Ų£ŁŽŁŠŁ‘ŁŁˆŲØŁŲŒ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠ Ł‚ŁŁ„Ų§ŁŽŲØŁŽŲ©ŁŽŲŒ Ų¹ŁŽŁ†Ł’ Ų£ŁŽŲØŁŁŠ Ł‡ŁŲ±ŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŽŲ©ŁŽŲŒ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ: Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ Ų±ŁŽŲ³ŁŁˆŁ„Ł اللهِ ŲµŁŽŁ„Ł‰ الله Ų¹ŁŽŁ„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ³ŁŽŁ„Ł… ŁŠŁŲØŁŽŲ“Ł‘ŁŲ±Ł Ų£ŁŽŲµŁ’Ų­ŁŽŲ§ŲØŁŽŁ‡Ł Ł‚ŁŽŲÆŁ’ Ų¬ŁŽŲ§Ų”ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ Ų“ŁŽŁ‡Ł’Ų±Ł Ų±ŁŽŁ…ŁŽŲ¶ŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų“ŁŽŁ‡Ł’Ų±ŁŒ Ł…ŁŲØŁŽŲ§Ų±ŁŽŁƒŁŒ Ų§ŁŁ’ŲŖŁŽŲ±ŁŽŲ¶ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’ŁƒŁŁ…Ł’ ŲµŁŁŠŁŽŲ§Ł…ŁŽŁ‡Ł ŁŠŁŁŁ’ŲŖŁŽŲ­Ł ŁŁŁŠŁ‡Ł Ų£ŁŽŲØŁ’ŁˆŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©Ł ŁˆŁŽŁŠŁŲŗŁ’Ł„ŁŽŁ‚Ł ŁŁŁŠŁ‡Ł Ų£ŁŽŲØŁ’ŁˆŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŲ­ŁŁŠŁ…Ł ŁˆŁŽŲŖŁŲŗŁŽŁ„Ł‘Ł ŁŁŁŠŁ‡Ł Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁŠŁŽŲ§Ų·ŁŁŠŁ†Ł ŁŁŁŠŁ‡Ł Ł„ŁŽŁŠŁ’Ł„ŁŽŲ©ŁŒ Ų®ŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŒ مِنْ Ų£ŁŽŁ„Ł’ŁŁ Ų“ŁŽŁ‡Ł’Ų±Ł Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ų­ŁŲ±ŁŁ…ŁŽ Ų®ŁŽŁŠŁ’Ų±ŁŽŁ‡ŁŽŲ§ ŁŁŽŁ‚ŁŽŲÆŁ’ Ų­ŁŲ±ŁŁ…ŁŽ


Artinya: "Abdullah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ayahku telah menceritakan kepadaku, ia berkata, Affan telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Hammad bin Zaid telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ayyub telah menceritakan kepada kami, dari Abu Qiladah, dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah saw. memberikan kabar gembira kepada sahabat-sahabatnya, ā€œBulan Ramadhan telah datang. Ramadhan adalah bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan puasa atas kalian. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup rapat-rapat dan setan-setan dibelenggu di dalamnya. Di dalam bulan Suci Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari pada malam seribu bulan. Orang yang menghalangi kebaikan di dalam bulan Suci Ramadhan ini, maka dia akan terhalang dengan kebaikan.ā€


Hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad ini bisa dijadikan dasar. Bagi orang yang beriman, mengetahui keutamaan-keutamaan yang spesial untuk bulan Ramadhan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan yang lain adalah kabar gembira yang tidak terhingga.Ā 


Dari Abu Hurairah Ra dalam redaksi hadits lain, Rasulullah SAW juga bersabda:


Ł…ŁŽŁ†Ł’ ŲµŁŽŲ§Ł…ŁŽ Ų±ŁŽŁ…ŁŽŲ¶ŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų„ŁŁŠŁ…ŁŽŲ§Ł†Ł‹Ų§ ŁˆŁŽŲ§Ų­Ł’ŲŖŁŲ³ŁŽŲ§ŲØŁ‹Ų§ ŲŗŁŁŁŲ±ŁŽ Ł„ŁŽŁ‡Ł Ł…ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŁ‚ŁŽŲÆŁŽŁ‘Ł…ŁŽ مِنْ Ų°ŁŽŁ†Ł’ŲØŁŁ‡Ł


ā€œBarangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.ā€ (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim No. 860).


Menurut keterangan Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani di kitab Fathul Bari, yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa Ramadhan sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala.


Syekh Usman Al-Khaubawi dalam kitabnya yang Durratun Nashihin menulis bahwa seseorang yang bahagia menyambut Ramadhan akan selamat dari api neraka:


Ł…ŁŽŁ†Ł’ ŁŁŽŲ±ŁŲ­ŁŽ ŲØŁŲÆŁŲ®ŁŁˆŁ’Ł„Ł Ų±ŁŽŁ…ŁŽŲ¶ŁŽŲ§Ł†ŁŽ Ų­ŁŽŲ±Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł Ų¬ŁŽŲ³ŁŽŲÆŁŽŁ‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŁŠŁ’Ų±ŁŽŲ§Ł†Ł


Barang siapa yang berbahagia dengan masuknya bulan Ramadhan, maka Allah haramkan jasadnya di atas api neraka.


Hanya saja, redaksi di kitab Durratun Nashihin ini masih diperdebatkan. Apakah mungkin hanya dengan senang saja, seseorang lepas dari api neraka.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang