Lafal Bilal Shalat Idul Fitri, Dilengkapi Latin dan Terjemah
Ahad, 30 Maret 2025 | 18:30 WIB
Jakarta, NU Online
Umat Islam di Indonesia merayakan Idul Fitri 1446 H pada Senin (31/3/2025). Anjuran utama pada hari Idul Fitri adalah melaksanakan shalat Idul Fitri.
Dalam pelaksanaan shalat Idul fitri tidak terlepas dari keberadaan seorang bilal. Berbeda dengan shalat pada umumnya, bilal ataupun muazin shalat Idul fitri tidak dianjurkan mengumandangkan azan serta iqamah. Lalu, bagaimana bacaan bilal shalat Idul Fitri?
Baca Juga
Bacaan Bilal pada Shalat Idul Fitri
Di dalam artikel NU Online berjudul Bacaan Bilal pada Shalat Idul Fitri, Ustadz Alhafiz Kurniawan menjelaskan bahwa seorang bilal mengawali penyelenggaraan shalat Idul fitri dianjurkan untuk menyeru dengan lantang “as-shalāta(u) jāmi‘ah.” Hal ini sebagaimana dikutip pada Ahad (30/3/2025).
الصَّلَاةَ جَامِعَةً
As-shalāta(u) jāmi‘ah.
Baca Juga
Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah
Artinya, “(Marilah) shalat Idul Fitri berjamaah.”
Bacaan ini sebagai penanda akan dimulainya shalat Id pada pagi hari tersebut. Bilal dapat menambahkan beberapa kata pada lafal seruan “as-shalāta(u) jāmi‘ah.”
Lafal seruan setelah penambahan ini bisa beragam bergantung tradisi yang berlangsung di masjid dan mushala masing-masing. Namun, salah satu seruan bilal pada shalat Id adalah sebagai berikut:
الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil fithri jāmi‘ah rahimakumullāh.
As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil fithri jāmi‘ah rahimakumullāh.
As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil fithri lā ilāha illallāh.
Artinya, “(Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idul Fitri berjamaah. Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua.
(Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idul Fitri berjamaah. Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua.
(Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idul Fitri berjamaah. Tiada tuhan selain Allah.”
Adapun keterangan terkait seruan bilal pada shalat Idul Fitri dapat ditemukan pada Kitab Al-Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmu’ sebagai berikut.
Artinya, “Pada shalat Idul Fitri terdapat kumandang azan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas RA ‘Aku menyaksikan shalat Id bersama Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Ustman RA. Mereka semua melakukan shalat sebelum khotbah tanpa azan dan iqamah.’ (Bilal) Dianjurkan untuk menyeru dengan ‘as-shalāta(u) jāmi‘ah’ sebagaimana riwayat Az-Zuhri RA bahwa ia diseru dengan kalimat demikian.”
Menerangkan ungkapan pada Kitab Al-Muhadzdzab ini, Imam An-Nawawi mengatakan hadits Ibnu Abbas ra diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Menurut An-Nawawi, Imam Muslim meriwayatkan hadits serupa riwayat Abu Dawud dari sahabat Ibnu Abbas ra dan sahabat Jabir ra. Sedangkan hadits Az-Zuhri diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Adapun kata “as-shalāh” dibaca nashab (as-shalāta) karena ighra', sedangkan kata “jāmi‘ah” dibaca nashab (jāmi‘atan) sebagai hāl. Namun, kedua kata itu dapat dibaca rafa‘ (as-shalātu jāmi‘atun) sebagaimana tersebut pada Kitab Asnal Mathalib karya Syekh Abu Zakariya Al-Anshari dan Kitab Irsyadul Anam karya Sayyid Utsman (mufti Betawi).
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menjaga Konsistensi Ibadah Pasca Ramadhan
2
Khutbah Jumat: Menjaga Ketakwaan di Setiap Keadaan
3
Khutbah Jumat: Pasca-Puasa dan Zakat, Teruslah Menebar Manfaat
4
Khutbah Jumat: Jangan Sampai Ramadhan Kita Sia-Sia
5
Khutbah Jumat Sunda: Ngaraketkeun Duduluran Dina Mangsa Lebaran
6
Khutbah Jumat: Tetap Istiqamah Menghidupkan Ibadah Malam
Terkini
Lihat Semua