Anies Baswedan: Kita Hormati Kemauan Rakyat saat KPU Umumkan Hasilnya
NU Online · Kamis, 15 Februari 2024 | 00:30 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Calon Presiden (Capres) 01 Anies Baswedan menegaskan bahwa dirinya menghormati kemauan rakyat apa pun hasilnya yang nanti akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami ingin tegaskan, 'Saya adalah demokrat sejati'. Kami akan menghormati hasil yang dimunculkan dari aspirasi rakyat. Karena itu adalah kemauan rakyat. Itu adalah kemauan rakyat dan kita harus menghormati dan kita harus menghormati kemauan rakyat," ujarnya di Jakarta pada Rabu (14/2/2024) malam.
Anies menyampaikan komitmennya, bahwa keputusan rakyat harus dihargai. Karenanya, KPU sebagai penyelenggara perlu diberikan ruang keleluasaan untuk menuntaskan tugasnya dalam penghitungan suara sampai selesai.
"Tugas KPU bukan saja menyelenggarakan seperti tadi, tapi menuntaskan proses penghitungan. Tuntaskan proses penghitungan. Kita semua akan hargai hormati dan taati. Itu bagian dari prinsip kita berdemokrasi," katanya.
Oleh karena itu, ia juga meminta kepada segenap pendukung dan saksi untuk memantau jalannya perhitungan suara sampai betul-betul rampung.
"Kami memiliki komitmen itu dan kami minta kepada semua untuk terus memantau, terus mengikuti," kata Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 itu.
"Dan kepada yang masih bertugas, saya yakin malam hari ini masih berada di TPS-TPS melakukan perhitungan suara. Saudara-saudara sekalian jaga stamina, teruskan, tuntaskan, karena ada kehormatan dititipkan di pundak saudara-saudara semua yang hari ini bertugas," lanjutnya.
Anies menyampaikan rasa terima kasihnya yang tak terhingga kepada mereka yang hari ini berjuang luar biasa dari pagi hingga sekarang di TPS-TPS di seluruh Indonesia.
"Terima kasih pada perjuangan perubahan hari ini menggalang, menjangkau, menggerakkan semua. Tapi ingat, perjuangan kita tidak berhenti malam ini, perjuangan kita tidak berhenti besok, perjuangan kita masih panjang," pungkasnya.
Dalam menyampaikan konferensi persnya, Anies didampingi Cawapresnya Abdul Muhaimin Iskandar.
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua