Jakarta, NU Online
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Adung Abdul Rahman menyatakan bersyukur bahwa GP Ansor mendapat Penghargaan Ormas Kategori Khusus Tahun 2018. Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi bagi segenap pimpinan dan anggota Ansor untuk terus berkhidmah di tengah-tengah masyarakat.
“Kita bersyukur karena peran Ansor dalam menjaga dan merawat NKTI diapresiasi oleh pemerintah,” tukasnya kepada NU Online melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa (6/11).
Pria asal Jombang, Jawa Timur itu menegaskan bahwa komitmennya dalam merawat dan menjaga keutuhan NKRI tak bisa ditawar-tawar lagi. Bukan karena mendapat penghargaan, atau mengharap pujian dari pihak lain, namun Ansor telah bulat untuk terus menjaga NKRI dari rongrongan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Apa yang Ansor lakukan itu, ikhlas, semata-mata karena mengikuti pesan dan wasiat para kiai,” lanjutnya.
Dikatakannya, pesan dan wasiat para kiai sudah jelas, yaitu NKRI harus utuh. Sebab, mereka tak ingin NKRI hancur berkeping-keping hanya karena keinginan sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab.
“Wasiat itu harus kami jaga,” jelasnya.
Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo memberikan penghargaan kepada 15 Ormas dengan berbagai kategori dalam acara Anugerah Ormas Award Tahun 2018 di hotel Redtop, Gambir, Jakarta, Selasa (6/11). Mereka mendapatkan pengahargaan sesuai dengan kategori yang diperankan. Misalnya bidang lingkungan hidup, kesehataan, dan tata kelola pemerintahan. Ansor sendiri dan sejumlah ormas lain mendapatkan award Kategori khusus.
Dalam sambutannya, Tjahyo mengakui bahwa Ormas telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan, menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila dan menjaga persatuan di tengah kemajemukan bangsa (Red: Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua