Tangerang, NU Online
Sebanyak 566 proposal penelitianĀ yang berhasil āmasukā dalam Annual Conference on Research Proposal (ACRP) 2019 akan dinilai oleh reviewer (peninjau) untuk memastikan bahwa proposal-proposal tersebutĀ laik mendapatkan dana riset senilai Rp. 32 miliar.
Salah seorang reviewer Akh Muzakki, menilai proposal yang sudah ia baca secara umum memiliki gagasan yang cukup baik, namun pengemasan penelitiannya masih perlu perbaikan. Guru Besar Sosiologi Pendidikan UIN Sunan Ampel itu mengibaratkan problem tersebut dengan bakul nasi penuh, tetapi orang enggan mengambilnya.
"Kita itu dosen PTKI itu ibarat masak ada bakul nasinya penuh. Problemnya adalah mewujudkan dan menyajikan nasi itu supaya orang tertarik dan memakannya," katanya saat ditemui NU Online diĀ Hotel Grand Horisson, Serpong, Tangerang, Banten, tempat acara tersebut berlangsung, Selasa (26/3),
Melihat fenomena tersebut, Muzakki menyatakan bahwa penelitian membutuhkan kekayaan pengalaman dan teori. "Butuh jam terbang dan kekayaan teori," ungkapnya.
Kemasan yang menarik dan gagasan yang baik, dengan dilengkapi kekayaan pengalaman dan teori menjadikan penelitian itu bisa menarik, dan mengundang pembaca untuk mengaplikasinnya. Hal itu agar tidak lagi terjadi anekdot penelitian sendiri.
"Penelitian itu direncanakan sendiri, dilakukan sendiri, ditulis sendiri, dibaca sendiri," ucapnya.
Menurut Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu, hal tersebut bisa terjadiĀ karena orang merasa tidak tertarik dengan penelitiannya. Karena itu, lanjutnya, para dosen mestinya mendapatkan pendampingan guna mengentaskan persoalan di atas.
āHal itu menjadi tantangan dosen PTKI ke depan,ā pungkasnya (Syakir NF/Aryudi AR).
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Orang NU Gila Itu Dokter Fahmi D. Saifuddin
4
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
Terkini
Lihat Semua