Begini Cara HTI Rekrut Anggota dari Ibu-ibu Muslimat NU
NU Online · Kamis, 12 Februari 2015 | 01:01 WIB
Subang, NU Online
Para anggota Muslimat NU pada khususnya dan seluruh perempuan pada umumnya diminta berhati-hati ketika diajak mengikuti sebuah pengajian baru, sebab ada beberapa ibu-ibu yang merasa dijebak dengan pengajian baru itu.
 <>
Hal ini diungkapkan Siti Bilqis Rochmi, salah seorang Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang, Banten, kepada NU Online melalui pesan singkat. Senin (9/2)
Â
Bilqis menegaskan, walaupun secara sekilas namanya memiliki kesamaan, namun ternyata ada perbedaan yang mendasar antara "Muslimat" dan "Muslimah".
Â
"Beda ya antara Muslimat dan Muslimah, kalau Muslimat itu ibu-ibu NU, kalau Muslimah milik HTI (Hizbut Tahrir Indonesia)," ujar Mahasiswa Pascasarjana STAINU Jakarta itu.
Â
Untuk merekrut ibu-ibu Muslimat NU, lanjut Bilqis, mereka (Muslimah HTI) ikut mengaji di mushola-mushola dan pengajian ibu-ibu NU, kemudian ketika sudah mulai akrab, jamaah pengajian diundang untuk melakukan kunjungan balasan dengan ikut mengaji ke rumah atau pengajian muslimah HTI.
Â
Menurut Bilqis, masih banyak ibu-ibu NU yang tidak mengetahui tentang Muslimah, sehingga dia menyampaikan kepada pengurus Muslimat untuk tidak mengikuti pengajian muslimah, karena di sana pasti akan diajak untuk masuk HTI.
Â
Seperti diketahui, HTI adalah organisasi transnasional yang ingin mengubah dasar, bentuk dan sistem kenegaran Republik Indonesia dengan mendirikan khilafah islamiyah di Indonesia. (Aiz Luthfi/Mahbib)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua