Berkunjung ke PBNU, Dubes Suriah: Wallahi, Islam Sebenarnya Ada di Indonesia
NU Online · Senin, 14 Maret 2022 | 17:00 WIB
Duta Besar Suriah untuk Indonesia Abdul Munim Annan saat berkunjung ke PBNU menemui Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: NU Online/Syakir NF)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Duta Besar Suriah untuk Indonesia Abdul Munim Annan mengaku bahwa Islam yang sebenarnya ada di Indonesia. Hal itu ia sampaikan kepada istrinya melalui telepon.
"Wallahi Islam sebenarnya itu di Indonesia," kata dia kepada istrinya yang diceritakan langsung kepada KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), saat berkunjung ke PBNU di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin (14/3/2022).
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada NU dan Indonesia atas dukungan penuhnya terhadap stabilitas wilayah Arab.
Munim juga mendukung terhadap promosi wacana Islam Nusantara yang dicetuskan NU. Wacana ini seirama dengan Islam yang diusung Suriah.
Ia sepakat bahwa Islam bukan hanya untuk Arab. Ia menyebut Imam Bukhari dan Imam Muslim yang datang dari Samarkandi. Ia juga menyebut kehadiran Wali Songo di Indonesia menunjukkan hal tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan kondisi terkini di Suriah. Ia memastikan ibu kota Damaskus aman, walaupun beberapa daerah masih belum sepenuhnya aman.
Sementara itu, Gus Yahya menyampaikan bahwa Suriah merupakan tanah yang diberkahi. Sebab, Rasulullah saw mendoakannya secara langsung.
Suriah juga menjadi salah satu kiblat keberislaman ulama Indonesia. Sanad keilmuannya bersambung ke ulama-ulama di sana.
"Ulama NU telah nyaman dengan legasi intelektual. Pelajar Indonesia juga belajar di sana. Ulama Suriah memiliki posisi sangat penting bagi dunia intelektual Islam Indonesia," ujar Gus Yahya.
Gus Yahya juga mengatakan bahwa NU dan Suriah harus tetap menjaga harmoni dan moderasi beragama. "Kita butuh mempromosikan pemahaman agama kita. Kita juga perlu meletakkannya sebagai pandangan internasional," kata dia.
Pewarta: Syakir NF
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua