Bukan hanya Bangga Simbol, Doktrin NU juga harus Mantap
NU Online · Senin, 2 April 2012 | 07:29 WIB
Jombang, NU Online
Di tengah berbagai gempuran-gempuran wacana yang menepikan doktrin Ahlussunnah waljama’ah, warga Nahdlatul Ulama diharapkan tidak hanya bangga terhadap simbol-simbol ke-NU-an tetapi harus terus menerus melambari diri dengan doktrin-doktrin yang mantap.<>
“Sudah banyak ada lembaga-lembaga, pesantren milik orang NU, tapi jangan hanya mengandalkan ke-NU-an, tetapi doktrin ke-NU-an juga harus mantap,” demikian dinyatakan ketua Aswaja NU Center PCNU Jombang, Kiai Ma’shum Zein ditemui NU Online di kediamannya Mojongapit Jombang, Ahad malam (01/04).
Pria yang telah menulis lima puluhan buku dalam bahasa Arab dan Indonesia ini mengapresiasi positif terhadap berbagai bentuk kegiatan pembekalan Aswaja di NU, namun diingatkannya agar kegiatan tersebut dititiktekankan pada pendampingan kaderisasi yang menyeluruh, bukan sekedar acara sosialisasi doktrin Aswaja.
Bagi dosen Universitas Darul Ulum ini, NU harus terus membentuk secara serius dan berkelanjutan kader aswaja dan kemudian dibekali dengan landasan amalaiyah Nahdliyah secara komprehensif.
“Harus ada kader dan kader harus tahu dalil-dalil amaliyah nahdliyah, bahkan hingga hafal halaman referensi,” pungkas kandidat doktor IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Abdullah
Terpopuler
1
Dijual Setan Muktamar
2
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
3
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan dari Model Kepemimpinan Nabi
4
Khutbah Jumat: Ketika Manusia Merusak Alam, Saatnya Meneladani Rasulullah Saw
5
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
6
Khutbah Jumat: Peringatan Allah bagi Mereka yang Merusak Alam
Terkini
Lihat Semua