Cegah Kelelahan, Kemenhaj Larang Jamaah City Tour Jelang Puncak Haji
NU Online · Jumat, 8 Mei 2026 | 07:30 WIB
Abdullah Alawi
Penulis
Makkah, NU Online
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi menerbitkan Surat Edaran terkait larangan kegiatan ziarah maupun citty tour bagi aemaah haji sebelum dimulainya puncak haji 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga ketahanan fisik jemaah menjelang prosesi inti di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa fase Armuzna merupakan esensi dari ibadah haji yang menuntut kondisi fisik prima serta kesiapan mental yang stabil. Melalui edaran ini, Kemenhaj melarang jamaah maupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk mengagendakan atau memfasilitasi perjalanan keluar kota Madinah dan Mekah sebelum seluruh rangkaian Armuzna usai.
“Larangan ini bukan membatasi jemaah, tetapi merupakan langkah perlindungan dan Pemerintah ingin memastikan seluruh jamaah tetap sehat, tidak kelelahan, dan dapat memusatkan perhatian pada persiapan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Ichsan di Makkah, Kamis (7/5/2026).
Ichsan menekankan agar seluruh pembimbing KBIHU mematuhi regulasi tersebut demi keselamatan para jamaah. “Setiap bentuk pergerakan jamaah juga wajib dilaporkan dan dikoordinasikan dengan petugas resmi, baik PPIH Kloter, bidang ataupun seksi perlindungan jamaah, maupun sektor terkait,” jelasnya.
Kelancaran Operasional
Memasuki hari ke-17 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji, Ichsan melaporkan secara umum proses pemberangkatan, kedatangan, hingga mobilisasi jamaah berjalan dengan tertib di bawah pengawasan petugas.
Data per Rabu (6/5/2026) menunjukkan, sebanyak 103.690 jamaah yang tergabung dalam 267 kloter telah diberangkatkan dari Tanah Air. Dari jumlah tersebut, tercatat 100.125 jamaah (258 kloter) telah tiba di Madinah dan menempati akomodasi yang tersedia.
Adapun pergerakan jamaah dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 42.340 jamaah dari 109 kloter telah berada di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menuju puncak haji.
Di sisi lain, jamaah haji gelombang kedua yang terbang langsung dari Tanah Air mulai mendarat melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Setibanya di Jeddah, jamaah langsung diberangkatkan menuju Makkah untuk beristirahat sejenak sebelum melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram.
“Kami mengingatkan kepada jamaah haji gelombang kedua agar mempersiapkan diri dengan mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi haji untuk mempermudah proses keberangkatan jamaah dari Bandara Jeddah menuju Mekah,” pungkas Ichsan.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
4
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
5
NU Online Raih AMSI Awards 2026 Kategori Inovasi Strategi dan Engagement Terbaik
6
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
Terkini
Lihat Semua