Bandung, NU Online
Coklat isi dodol atau chohodot dan dodol Garut menjadi oleh-oleh favorit pemudik yang hendak kembali ke wilayah Jabodetabek. Jelas ini kabar baik bagi pergerakan ekonomi setempat.<>
Hampir semua kios penjual dodol dan coklat isi dodol di sepanjang Jalan Tarogong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipenuhi pemudik yang berbelanja kedua makanan khas asal Kabupaten Garut itu.
Dodol dijual seharga Rp10.000-Rp40.000 sekotak. Sedangkan harga kiloan rata-rata Rp22.000-Rp25.000 per kilogram. Selain itu juga dijual aneka makanan khas lain, termasuk jenis-jenis coklat aneka warna dan rasa, yang dijual Rp15.000-Rp30.000 perdus.
Kendaraan pribadi berderet di pinggir jalan yang juga merupakan jalur utama mudik dari arah Kabupaten Garut itu. Kendaraan itu silih berganti memasuki kawasan parkir di kawasan itu. Rata-rata kendaraan yang berderet di kawasan itu bernomor polisi Jakarta dan Bogor.
"Ada peningkatan jumlah pembeli sejak musim mudik, terutama mudik balik Lebaran saat ini," kata, Gerry, pemilik kios penjualan penganan khas Garut di Jalan Tarogong Garut, Selasa.
Meski marema pembeli, namun para penjual penganan khas Garut itu tetap menjual dodol, chocodot dan makanan lainnya dengan harga seperti hari-hari biasa. "Tidak ada kenaikan harga, sama seperti hari-hari biasa. Barangnya juga baru-baru," katanya.
Selain itu, kerupuk kulit juga menjadi salah satu penganan yang diburu oleh para pemudik. Selain untuk oleh-oleh, juga untuk camilan sepanjang perjalanan arus balik ke kota asal masing-masing.
Selain di Kota Garut, penjualan dodol, chocodot dan makanan khas daerah itu juga dijual di sepanjang jalur Lingkar Nagreg dan di Nagreg lama.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
2
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
3
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
4
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
5
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
6
Judi Online, Racun Keharmonisan Keluarga dan Kesehatan Mental
Terkini
Lihat Semua