Daerah Inginkan Kejurnas Jadi Agenda Rutin
NU Online · Jumat, 6 April 2012 | 10:35 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS-NU) Pagar Nusa dari berbagai daerah mengusulkan supaya kejuaraan nasional (kejurnas) pencak silat jadi kegiatan rutin. Hal itu mengemuka ketika NU Online menjaring aspirasi mereka pada kejurnas silat Pagar Nusa 2012, di OSO Sport Center, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/4).<>
“Kejurnas semacam ini sebaiknya rutin. Kalau bisa, diadakan setahun sekali atau maksimal dua tahun sekali,” ujar pelatih kontingen Pagar Nusa Jawa Tengah Harun Heru Supriyanto,” Dengan adanya kejurnas, atlet-atlet Pagar Nusa bisa tampil di ajang-ajang nasional dan internasional,” tambah Harun.
Hal senada juga disampaikan pengurus Pagar Nusa Jawa Timur, ”Berharap setahun sekali diadakan kejurnas sebagai sarana silaturahmi Pagar Nusa seluruh Indonesia. Kalau daerah-daerah lain mengadakan kejurda (kejuaraan daerah, red) Jatim siap mengirimkan tim tamu,” ujar Solahuddin Fathurohman yang membawa kontingennya juara terbaik I.
Pengurus Pagar Nusa Jawa Barat, Sumatera Barat, Banten juga demikian. Ki Aula Rohman Gozali, pengurus PW Pagar Nusa Jawa Barat terharu dengan kejurnas yang pertama kali diadakan ini.
“Dengan adanya kejurnas ini, silat-silat yang ada di akar rumput akan terangkum. Juga bisa menggairahkan kembali perguruan-perguruan silat,” tambah ketua perguruan silat Pagar Kencana Jabupaten Garut Jawa Barat.
Ketua Umum PP IPS Pagar Nusa Fuad Anwar dalam sambutan penutupan festeval Pagar Nusa 2012 menegaskan, akan merekomendasikan kepada kepengurusan yang akan datang supaya kejurnas jadi agenda rutin, lima tahun sekali, atau tiga tahun sekali di tingkat nasional, dua tahun di tingkat daerah, seetahun di tingkat cabang,” tegasnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
6
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
Terkini
Lihat Semua