Danrem Wira Bhakti, NTB: Ansor Ikut Lahirkan TNI
NU Online · Rabu, 29 Mei 2019 | 05:30 WIB
Lombok Tengah, NU Online Â
Gerakan Pemuda Ansor merupakan salah satu organisasi yang turut berpartisipasi dalam melahirkan TNI. Hal ini tidak bisa dibantah, karena sudah tercatat dalam sejarah.
Demikian disampaikan Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani saat memberikan sambutan dalam acara Harlah ke 85 GP Ansor di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (28/5). Â
"Semua mengetahui andil GP Ansor dalam ikut serta melahirkan TNI, termasuk juga dunia luar sudah mengakui persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia itu kuat. Untuk itu, mari kita tetap jaga bersama," ajaknya.
Ia mengaku tidak setuju munculnya keinginan segelintir tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk menggelar referendum di Aceh. Pasalnya, referendum tidak hanya menghancurkan kebersamaan, tapi juga membelah NKRI.
âHal itu harus segera dicegah. Saya mengizinkan untuk demo melawan itu, silahkan demo asalkan untuk hal-hal yang baik. Dan untuk Ansor, mari ikatkan persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI, karena NKRI harga mati," katanya.
Hal serupa juga disampaikan Waka Polda NTB, M Tajudin. Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang sangat besar, yang terdiri dari beragam etnis, adat istiadat serta budaya, maka persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga.
âKita tetap satu, karena dasar negara kita adalah Pancasila," katanya.
Ia mengimbau semua pihak agar hidup saling menghargai dan bertoleransi sehingga situasi kondusif di wilayah NTB bisa tetap terjaga. Diakuinya, kondusifitas NTB adalah buah kerjasama segenap elemen masyarakat dan instansi lainya.
"Jagalah wilayah kita dengan kerukunan yang sudah berjalan selama ini, sehingga kita bisa membangun wilayah kita dengan baik," ajaknya.
Acara yang dirangkai dengan santunan anak yatim dan jompo tersebut, dihadiri 500-an kader Ansor se-NTB. Sejumlah tokoh juga hadir, diantaranya Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Waka Polda NTB Drs Tajuddin, Rektor Universitas NU NTB Baiq Mulianah, Kabagduk Ops Binda NTB, Kolonel Inf Andi Baso, Direktur IK Polda NTB, Kombes Pol Susilo, dan Direktur Binmas Polda NTB, Kombes Pol Beny Basyir. (Hadi/Aryudi AR).
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua