Dirjen Bimas Islam Sebut STQH sebagai Ekosistem Jaga Al-Qur’an
NU Online · Senin, 30 Oktober 2023 | 08:00 WIB
Dirjen Bimas Islam sekaligus Ketua LPTQ Nasional Kamaruddin Amin saat memberikan sambutan Malam Ta'aruf di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Ahad (29/10/2023). (Foto: NU Online/Kholil)
Ali Musthofa Asrori
Penulis
Jambi, NU Online
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Prof Kamaruddin Amin mengatakan bahwa Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional merupakan wasilah ekosistem untuk menjaga dan merawat Al-Qur’an. Hal tersebut dikatakannya saat berpidato pada Malam Ta’aruf STQH ke-27 Jambi di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Jambi Jl Raden Pamuk, Beringin, Kec Jambi Timur, Kota Jambi, Ahad (29/10/2023) malam.
“STQ dan MTQ merupakan akhir, puncak, atau hilir dari sebuah proses. Tentu kita tidak berhenti dan hanya melaksanakan perlombaan ini. Tetapi, tentu kita perlu melakukan persiapan dan sejumlah aktivitas terkait untuk menjaga dan merawat Al-Qur’an,” ujarnya.
Ketua LPTQ Nasional ini mengatakan bahwa gelaran STQH merupakan sebuah karakter khas Islam Indonesia yang sangat berbeda dengan negara lain karena penyelenggaraan di sini lebih semarak.
STQ dan MTQ, kata dia, juga dilaksanakan secara berjenjang mulai desa, kecamatan, kabupaten, provinsi sampai nasional. Dan keterlibatan pemda di seluruh Indonesia sangat luar biasa.
“Saya kira ini patut kita syukuri dan kita banggakan. Karena kita menjadi bagian dari ekosistem yang Allah ciptakan untuk merawat dan menjaga Al-Qur’an,” sambung pria asal Makassar, Sulawesi Selatan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kamaruddin menyampaikan bahwa pihaknya baru saja melaksanakan survei atau indeks literasi Al-Qur’an kepada masyarakat Indonesia sebagai bagian dari kontribusi untuk menyukseskan gelaran STQ dan MTQ.
“Survei yang dilakukan beberapa waktu lalu itu merupakan kerja sama dengan Universitas Indonesia. Alhamdulillah hasilnya cukup menggembirakan. Yakni 67 persen. Ini angka yang tidak mudah dan sederhana untuk mencapainya,” tandas Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini.
Karena, lanjut dia, beberapa tahun yang lalu terlepas dari reliabilitasnya daripada survei tersebut ada sejumlah penyurvei dari lembaga survei yang menyebut bahwa hasil survei atau indeks literasi Al-Qur’an umat Islam Indonesia di bawah 40 persen.
“Ternyata hasil yang kita lakukan kemarin sudah mencapai 67 persen. Mudah-mudahan ke depan akan semakin bagus lagi,” harap Kamaruddin.
Ia menegaskan bahwa STQH kali ini merupakan STQH ke-27 yang dilaksanakan di Jambi. Ia berharap gelarannya sukses. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Kamaruddin menyampaikan terima kasih dan memuji pemprov Jambi.
“Sekali lagi saya ingin berterima kasih kepada Pemprov Jambi, wabil khusus kepada Pak Gubernur yang penuh ketulusan dan kerja keras sangat luar biasa menjadi OC kegiatan dengan penuh dedikasi. Persiapannya bagus sekali, termasuk memfasilitasi panitia pusat dan daerah,” puji Kamaruddin Amin.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua